MAKASSAR, BKM — MAPHAN Literasi 2021 digelar sejak Senin, 11 Oktober lalu dengan mengusung tema Optimalisasi Peran Generasi Muda dalam Pencegahan HIV/AIDS dan Penyalahgunaan NAPZA. Sejak itu, UKM Mahasiswa Peduli HIV/AIDS dan NAPZA Universitas Negeri Makassar (UKM MAPHAN UNM) sebagai pelaksana telah menyelenggarakan dua item kegiatan utama, yaitu Lomba Esai Tingkat Nasional dan talkshow bertema Apa Kabar Riset HIV/AIDS?
Talkshow yang membahas tentang persoalan perkembangan HIV/AIDS saat ini sekaligus menjadi closing ceremony dari rangkaian kegiatan MAPHAN Literasi 2021. Lebih dari 70 peserta ikut berpartisipasi dalam meramaikan acara yang dilaksanakan Minggu, 7 November 2021 secara daring melalui aplikasi zoom. Pembukaannya dilakukan Dr. Idham Irwansyah Idrus,S.Sos.,M.Pd selaku Dewan Pembina UKM MAPHAN UNM.
Kegiatan menghadirkan tiga narasumber yang membagi pengetahuan dan pengalamanmya. Masing-masing Dr. Sudirman Katu, SpPD-KPTI, FINASIM, dosen Universitas Hasanuddin dan pernah mengikuti penelitian vaksin HIV di Bangkok, Thailand pada tahun 2010. Narasumber kedua adalah adalah Awaluddin L,SKM.,M.Kes , pernah menjadi monitoring, evaluasi Komisi Penanggulangan AIDS Provinsi Sulawesi Selatan, dan Field Officer Sentra Advokasi Perempuan Difabel Anak. Narasumber ketiga adalah orang dengan HIV (ODHIV) yang akan membagikan pengalamannya selama menjadi seorang ODHIV.
Talkshow ini bertujuan untuk memberikan gambaran kepada masyarakat, khususnya siswa dan mahasiswa di Indonesia tentang perkembangan HIV/AIDS saat ini. Juga memberikan kesempatan kepada mereka untuk bertanya langsung kepada pemateri-pemateri yang berkompeten di bidangnya.
Di pengujung acara setelah kegiatan talkshow usai, diumumkan pemenang lomba esai tingkat nasional untuk siswa dan mahasiswa yang meraih peringkat 1, 2, dan 3.
Ketua Umum UKM MAPHAN UNM Muhammad Kahfi Sofyan, menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasihnya kepada para peserta yang telah berpartisipasi mengikuti lomba esai tingkat nasional dalam kegiatan MAPHAN Literasi 2021 ini.
“Selamat kepada para pemenang, mulai dari tingkat SMA sederajat dan tingkat mahasiswa. Bagi teman-teman yang menjadi peserta dan tidak mendapatkan juara, saya rasa jangan berkecil hati. Ini bukanlah akhir dari segalanya. Masih banyak kesempatan-kesempatan lain yang akan menunggu teman-teman. Jadi tetap semangat. Kepada teman-teman yang sudah mendapatkan juara, hal itu harus dipertahankan lagi, kalau ditingkatkan supaya ke dapanya bisa lebih baik lagi. Harapan ke depannya kita bisa bertemu lagi di kegiatan-kegiatan lain,” ujar Kahfi.
Ketua Panitia MAPHAN Literasi 2021 MH Rahmat Anas juga turut menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasihnya terhadap para peserta lomba dalam kegiatan MAPHAN Literasi 2021. Menurutnya, kegiatan ini diselenggarakan demi meningkatkan kepekaan dan pengetahuan masyarakat terhadap isu-isu terkait HIV/AIDS dan NAPZA.
“Saya ucapkan selamat kepada para juara lomba esai ini, dan juga saya ucapkan terima kasih kepada para peserta lomba. Untuk yang tidak mendapatkan juara jangan berkecil hati, masih banyak hal-hal ke depannya harus diasah lagi. Itu pertanda bahwa kita masih harus belajar dan terus belajar,” tandas Rahmat Anas di akhir sesi kegiatan. (rls)
