MALILI, BKm — Kades Balantang Kecamatan Malili, Kabupaten Luwu Timur, Musakkir Laiming memaparkan implementasi keterbukaan informasi publik Desa Balantang dalam dua tahun terakhir kepada tim penilai KI Provinsi Sulsel di Lantai IV Kantor Gubernur Sulsel Jumat (5/11).
Presentasi ini adalah proses akhir dari penilaian monitoring dan evaluasi (Monev) keterbukaan informasi publik desa yang harus dilakukan oleh badan publik desa yang berhasil masuk sebagai nominator berdasarkan hasil verifikasi SAQ (Self Assesment Questioner) Badan Publik Desa yang dilakukan Komisi Informasi Publik terhadap 24 Kabupaten/kota se Sulsel.
Dari hasil verifikasi SAQ, memunculkan 15 desa berhak melakukan presentasi termasuk Desa Balantang Kecamatan Malili. Masuknya Desa Balantang sebagai nominator dalam monev keterbukaan informasi publik bukan tanpa alasan, mengingat selama ini praktek layanan informasi publik sebagian sudah dilakukan oleh desa ini baik secara online maupun offline meskipun tidak secara spesifik dilakukan oleh PPID Desa Balantang.
Musakkir memberikan penjelasan tentang layanan informasi yang dilakukan sekaligus mengklarifikasi dokumen pendukung informasi publik pada SAQ yang telah dikirimkan ke Komisi Informasi Sulsel.
Didampingi Kabid Informasi dan Komunikasi Publik Diskominfo, Yulius, dan Humas Desa Balantang, Dahar Dawil, Kades Balantang, Musakkir Laiming memaparkan pengelolaan informasi publik serta beberapa inovasi yang dilakukan dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat desa Balantang dihadapan tim penilai komisi informasi Provinsi Sulsel yang terdiri dari ; Pahir Halim, Fauziah Erwin, Benny Mansjur, Andi Tadampali, Khaerul Mannan, Mardiana Rusli dan Muliadi Mau.
Kades Balantang mengungkapkan, pelayanan informasi publik diarahkan pada pencapaian tujuan pelayanan yakni reformasi sistem kinerja aparatur Pemerintahan desa guna meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.
Merespon pemaparan yang disampaikan Kades Balantang, Tim Penilai memberikan respon positif terhadap inovasi dan implementasi keterbukaan Informasi yang sudah dilakukan Kades Balantang, utamanya penyediaan informasi publik melalui website sehingga memudahkan masyarakat mengakses informasi yang dibutuhkan. (rls)