TAKALAR, BKM — Petaka baru kembali menimpa rumah dinas (Rumdis) milik ketua DPRD Takalar. Plafon bagian dalam Rumdis tersebut juga mengalami kerusakan cukup parah. Setelah hujan deras terjadi beberapa hari lalu.
Padahal, tim Tindak Pidana Korupsi (Tipidkor) Polres Takalar telah mengumpulkan data dan mengumpulkan bahan keterangan atas ambruknya plafon teras Rumdis. Plafon Rumdis ini sendiri telah lebih duluan ambruk sejak beberapa hari sebelumnya.
Kuat dugaan, proyek pembangunan rumdis yang menelan anggaran sebesar Rp1, 4 miliar dikerjakan CV Lajae Putra mengalami kerusakan pada bagian atap bangunan. Sehingga ketika hujan deras mengguyur bangunan itu, air hujan tumpah ke dalam ruangan rumah dinas tersebut.
Ketua DPRD Takalar, Muhammad Darwis Sijaya, saat dikonfirmasi membenarkan kejadian ambruknya plafon bagian dalam rumah dinas yang ditempatinya tersebut.
”Atap plafon rumah itu berjatuhan saat hujan deras terjadi beberapa hari lalu. Seluruh ruangan rumah dinas kami tergenang air. Oleh karena itu, kami sekeluarga mengungsi ke rumah pribadi mana kala hujan akan turun,” kata Ketua DPRD Takalar, Muhammad Darwis Sijaya, Minggu (7/11).
Sementara itu, Kanit Tipidkor Polres Takalar, Ipda Sumarwan, saat dikonfirmasi sekaitan keberadaan rumah dinas yang telah bergulir pemeriksaannya mengatakan, pihaknya saat ini sedang mengumpulkan sejumlah dokumen penting terkait pembangunan rumah dinas itu.
”Pihak pihak terkait dalam pembangunan proyek Rumdis tersebut akan kami panggil dan untuk saat ini guna kepentingan penyelidikan kami telah mengumpul sejumlah dokumen dari proyek tersebut,” urai Ipda Sumarwan. (ari/b)

