MALILI, BKM — Futsal Cup I Tahun 2021 sukses digelar dan resmi berakhir Minggu (7/11) malam dan ditutup Bupati Lutim, H Budiman.
Sebelum menutup kegiatan, Budiman bersama unsur Forkopimda menyaksikan laga final anatar Porprov Luwu Timur vs WFC Wasuponda. Tak hanya penonton yang hadir di GOR Malili menyaksikan pertandingan. Sekitar 400 orang lainnya juga ikut menyaksikan partai Final tersebut melalui Live Streaming Youtube Dinas Kominfo Luwu Timur.
Porprov Lutim berhasil menyudahi perlawanan WFC Wasuponda dengan skor 3-1 setelah sempat tertinggal di babak pertama. Sebuah laga yang sangat menghibur para penonton karena Tim Futsal Porprov Luwu Timur melakukan comeback sensasional untuk mengunci gelar Luwu Timur Futsal Cup I Tahun 2021.
Budiman memuji kedua tim yang menurutnya memang layak masuk Final. Mereka telah memberikan tontonan yang menarik buat kita semua. “Kita berharap protokol covid tetap kita jalankan, dan semoga kita bisa berada pada level 1 agar kita bisa melaksanakan kegiatan yang lebih banyak lagi,” tambahnya.
Kepada seluruh tim yang berpartisipasi atas sportivitasnya sehingga hari ini pertandingan bisa selesai dengan lancar dan aman. “Buktinya bisa kita lihat tadi, dengan tingginya sikap sportivitas, mereka bisa menerima kekalahan,” ucapnya syukur.
“Terima kasih atas terselenggaranya turnamen Luwu Timur Futsal Cup I Tahun 2021, jika ada yang pertama, berarti harus ada yang selanjutnya. Mari kita doakan bersama Luwu Timur tetap menjadi daerah yang Baldatun Thayyibatun Wa Rabbun Ghafur,” tandas Bupati.
Koordinator Tim Kerja Luwu Timur Futsal Cup I Tahun 2021, Yudi Burhan melaporkan turnamen Luwu Timur Futsal Cup I Tahun 2021 telah berjalan selama emapt hari dalam situasi yang aman dan kondusif. Menurutnya, hal tersebut tidak terlepas dari peran semua pihak terutama Polres Luwu Timur memberikan support.
Yudi juga memberikan apresiasi kepada rekan-rekan medis yang senantiasa hadir ditengah-tengah kita memberikan pelayanan terbaik untuk seluruh pemain. Ia juga mengucapkan terima kasih kepada teman-teman panitia, sponsor dan para supporter yang hadir senantiasa menjaga situasi kondusif selama turnamen di gelar.
“Setiap hari sebenarnya kami ingin membatasi penonton untuk masuk ke dalam GOR, namun karena antusias masyarakat yang begitu besar sehingga kami pun tidak sanggup untuk membendung, dan ini merupakan bukti nyata bahwa kerinduan masyarakat Luwu Timur akan kegiatan positif tak tertahankan lagi,” ungkap Burhan. (rls)

