Site icon Berita Kota Makassar

Hingga Oktober, Telah Serahkan Santunan Rp75,6 M

MAKASSAR, BKM — PT Jasa Raharja (JR) Cabang Sulsel yang membawahi wilayah Provinsi Sulsel dan Sulbar, selama periode Januari hingga Oktober 2021 telah menyerahkan santunan sebesar Rp75.662.965.242.

Dari jumlah tersebut, sebanyak Rp43.204.000.000 diserahkan kepada ahli waris korban meninggal dunia dengan jumlah korban 847 orang. Sedangkan sisanya Rp32.458.965.242 diserahkan kepada korban kecelakaan lalulintas yang mengalami cacat tetap, luka-luka maupun pengganti biaya pengobatan sebanyak 3.404 orang.
Jumlah tersebut jauh lebih rendah dibandingkan jumlah santunan yang diserahkan ditahun 2020 sebesar Rp88.477.592.664 dan ditahun 2019 sebesar Rp120.250.869.844.
”Jumlah penyerahan santunan ditahun 2021 kemungkinan masih akan bertambah. Apalagi sekarang, pemerintah telah membuka kran untuk membolehkan masyarakat banyak beraktivitas di luar rumah. Tapi ini tidak berarti kami berharap angka kecelakaan lalulintas akan bertambah. Apalagi sampai menimbulkan korban jiwa. Kami tentu sangat berharap kepada para pengguna jalan, baik itu pengendara bermotor, pejalan kaki, dan pesepada untuk tetap waspada saat beraktivitas di jalan raya,” kata Kepala PTJasa Raharja Cabang Sulawesi Selatan (Sulsel), Ifriyantono di sela acara media gathering yang berlangsung di Makassar, Rabu (10/11).

Media gathering ini diikuti puluhan wartawan dari media cetak, online, dan media elektronik. Selain memaparkan realisasi penyerahan santunan, Ifri–begitu Ifriyantono akrab disapa–juga memaparkan langkah-langkah yang telah dilakukan dalam upaya meminimalisir terjadi kecelakaan lalulintas.
”Kami telah melakukan kegiatan dalam rangka program pencegahan kecelakaan dan mengurangi fatalitas kecelakaan. Seperti menyediakan rambu-rambu lalulintas, seperti traffic cone, barikade, stick cone, helm, life buoy, jas hujan, rompi scottlight, jaket pelampung, dan alat tes alkohol. Kami juga bekerjasama dengan Dinas Kesehatan dan rumah sakit mengadakan pelatihan penanganan gawat darurat. Saat ini kami telah bekerjasama dengan 100 rumah sakit di Sulsel dan Sulbar. Juga mudik online aman dan enak. Selain itu, kami juga mengadakan sosialisasi ke sekolah, universitas, dan komunitas, serta melaksanakan pemeriksaan kesehatan dan rapid test antigen gratis di PO,” jelas Ifri.

Pada kesempatan tersebut Ifriyantono juga mengungkapkan langkah-langkah yang dilakukan paska terjadi kecelakaan lalulintas. Terutama bagi korban meninggal dunia. Dimana, karyawannya akan langsung mendatangi rumah ahli waris korban untuk membantu menguruskan berkas yang diperlukan dalam rangka penyerahan santunan.
”Syukur Alhamdulillah, dengan langkah proaktif yang kami lakukan seperti sekarang ini, sehingga penyerahan santunan kepada ahli waris korban dengan cara mentransfer ke rekening yang ditunjuk dapat terealisasi dalam tempo 1 hari 3 jam. Kami juga ada program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan untuk para isteri yang harus kehilangan suami akibat kecelakaan lalulintas. Berupa pelatihan kewirausahaan cooking class,” ujar Ifri. (mir)

Exit mobile version