Site icon Berita Kota Makassar

Nelayan Maros Dilaporkan Hilang saat Melaut

MAROS,BKM– Seorang nelayan asal Kuri Caddi, Kecamatan Marusu Kabupaten Maros dinyatakan hilang saat melaut, Rabu sore (10/11). 

Berdasarkan informasi yang dihimpun, korban Sahabuddin (38), meninggalkan rumahnya untuk melaut.
Biasanya, Sahabuddin kembali ke rumahnya selepas magrib. Namun hari itu, korban tidak pulang. Sehingga seorang nelayan lainnya mendatangi rumah korban untuk menanyakan keberadaan rekannya itu.

Hal ini diungkapkan saudara korban, Safri yang juga kepala Dusun Kuri Ca’di. Safri menuturkan, berdasarkan kesaksian nelayan lainnya itulah, akhirnya keluarga korban melakukan pencarian di bibir pantai. 

“Memang biasanya kakak pergi melaut sore-sore, dan kembali pulang ke rumah selepas magrib. Namun kemarin itu, sampai lepas magrib dia tidak juga tiba di rumahnya. Sehingga istrinya, keluarga dan warga sama-sama mencarinya sebelum akhirnya melaporkannya ke pihak Basarnas,” ujarnya., Kamis (11/11).

Diakui Safri, saat melaut Rabu sore tersebut, kondisi cuaca memang sedang hujan. Tapi hal itu sudah biasa bagi nelayan di Kuri Ca’di. 

Kepala Bidang Pencegahan dan Kesiapsiagaan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Maros, Nasrul menjelaskan, laporan hilangnya nelayan tersebut pertama kali diterima tim Basarnas pada Rabu (10/11)  pukul 20.15 wita.  

“Berdasarkan informasi yang kami dapatkan, perahu nelayan itu ditemukan dilokasi yang berkoordinat 5° 0’54.64″S 119°28’2.86″E,” terangnya.

Dia menuturkan, sejauh ini, upaya BPBD telah menurunkan sekitar tujuh orang tim khusus untuk melakukan pencarian. “Kalau dari kami sendiri, sejak dinyatakan hilang, kemarin kami sudah mengirim tujuh orang tim. Mereka akan melakukan pencarian bersa dengan tim lainnya di lokasi,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Basarnas Sulsel Djunaedi yang dihubungi, mengatakan pihaknya telah melakukan pencarian korban yang hilang saat melaut. Dalam melakukan pencarian tersebut, pihaknya dibantu oleh tim lainnya dari PMI, BPBD dan relawan dari berbagai komunitas lainnya.

“Kita mendapatkan informasi hilangnya korban itu kemarin malam. Tim kami sekitar 11 orang langsung menuju TKP untuk melakukan penyisiran. Tapi hingga saat ini korban belum ditemukan,” ujarnya.

(ari/c)

Exit mobile version