Site icon Berita Kota Makassar

Tahun Depan Polimarim AMI Buka Empat Prodi Baru

MAKASSAR, BKM — Politeknik Maritim (Polimarim) AMI Makassar akan membuka empat program studi (prodi) baru tahun depan. Masing-masing prodi Manajemen Logistik, Rekayasa Permesinan Kapal, serta Kelistrikan pada jenjang D3. Satu prodi lainnya untuk strata dua (S2), yakni Manajemen Transportasi Laut.
Selama ini, Polimarim AMI Makassar mengelola tiga prodi. Masing-masing Teknika, Nautika, dan Manajemen Kepelabuhanan. Alumninya telah terserap di dunia kerja, khususnya perusahaan pelayaran, baik di dalam maupun luar negeri.
Rencana pembukaan prodi baru itu disampaikan Direktur Polimarim AMI Amrin Rani usai melantik sebanyak 263 taruna taruni baru tahun akademik 2021/2022, Sabtu (13/11).
”Tahun ini kita sudah mengusulkan prodi baru. Rumusannya sudah ada. Kita jadwalkan sudah menerima taruna baru tahun depan,” ujar Amrin.
Sebegai persiapan pembukaan prodi baru tersebut, kandidat doktor manajemen di Program Pascasarjana (PPs) Universitas Negeri Makassar (UNM) ini menegaskan, dalam waktu dekat pihaknya akan meningkatkan kompetensi tenaga dosen. Untuk dosen nautika dan teknika akan diarahkan mengikuti RPL atau penyetaraan. Ada pula program melanjutkan ke jenjang strata dua dan doktor. Tahun depan ditargetkan bisa rampung.
”Saat ini kami fokus peningkatan kualitas setelah kami melengkapi semua fasilitas. Seperti kapasitas dosen profesi pelaut akan disekolahkan hingga ANT 1/ATT 1. Juga sekolah tingkat doktor,” ujarnya.

Pelantikan taruna baru yang dilaksanakan di Aula Kampus Polimarim AMI dilakukan secara terbatas dengan menerapkan protokol kesehatan yang ketat. Kegiatan ini dirangkaikan dengan kenaikan tingkat taruna taruni angkatan tahun 2019 dan tahun 2020.

Rinciananya, naik tingkat dua sebanyak 280 taruna, naik tingkat tiga sejumlah 393 orang.

Kepada tarunataruni baru, Amrin Rani meminta belajar secara serius dan sungguh-sungguh. Terlebih saat ini, sistem pembelajaran sebagian besar masih daring atau online.

“Anak-anakku semuanya, belajarlah dengan serius. Apalagi saat ini masih belajar daring. Tantangan dan pemahaman belajar daring tentu berbeda saat kuliah tatap muka,” harapnya.

Untuk perkuliahan yang membutuhkan praktik, menurut Amrin, dilakukan secara luring. Apalagi untuk taruna-taruni dari prodi permesinan kapal dan studi nautika. Mereka harus bersentuhan dengan alat-alat.
Adapun rencana pembukaan empat program studi baru, dijelaskan Direktur Polimarim Amrin Rani sebagai bentuk jawaban atas tantangan yang diberikan Direktur Jenderal (Dirjen) Vokasi Wikan Sakarinto ST MSc PhD.

Wikan berkunjung ke kampus Polimarim AMI Makassar pada hari Kamis, 14 Oktober 2021.
Saat itu, Wikan bersama Kepala Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDikti) Wilayah IX Sultan Batara Prof Dr Jasruddin melihat fasilitas laboratorium praktik taruna di kampus Polimarim.

Usai peninjauan, Wikan memberikan pengarahan di depan civitas akademi di Aula Polimarim. Wikan memberikan apresiasi dengan apa yang telah dilakukan manajemen kampus selama ini.

Dalam salah satu arahannya, Polimarim dapat mengembangkan diri dengan membuka prodi-prodi baru. Selain karena fasilitas laboratorium yang lengkap, tenaga pengajar rata-rata dengan latar belakang profesi pelaut.

Saat ini, taruna-taruni yang lulus dari Polimarim AMI memiliki beragam kompetensi. Tak kurang 16-20 kompetensi dimiliki karena menjalani magang selama satu tahun di kapal niaga. Sertifikat kompetensi juga diakui internasional.

“Konsep link and match dengan industri sudah diterapkan di kampus ini. Dan saya pikir bisa menambah prodi-prodi baru. Bahkan bisa untuk magister atau S2,” terang Wikan yang merupakan Dekan Sekolah Vokasi Universitas Gadjah Mada (UGM).
(*/rus)

Exit mobile version