GOWA, BKM — Alumni angkatan 84 SMP Negeri 1 Sungguminasa (Spensas 84) menggelar ramah tamah reuni di gedung D’Bollo, Jalan Tumanurung, Sungguminasa, Sabtu (13/11). Reuni ini dihadiri ratusan alumni angkatan 84 yang rerata sudah berusia di atas 50-an. Para alumni temu kangen mengenang 37 tahun masa bersekolah dulu.
Ketua IKA Spensas 84, Darmawan Daraba didampingi Sekretaris, Sofyan Latief, mengatakan, kegiatan ini dibentuk awalnya saling kontek via telepon seluler, hingga akhirnya tergagas membentuk organisasi alumni.
”Kami telah bentuk organisasinya dan saya terpilih sebagai ketua IKA Spensas 84. Lalu kami awali dengan reuni pertama ini. Sepekan lalu sebagai rangkaian kami sudah lakukan kegiatan lomba-lomba di Pantai Akkarena antara lain lomba nyanyi, lomba memasukkan pensil dalam botol dan lomba ringan lainnya. Ini kami lakukan untuk memupuk kebersamaan kami sesama alumni yang sudah menjadi saudara sepanjang masa,” papar Darmawan.
Dikatakan Darmawan, dalam reuni ini sejumlah alumni yang berdomisili di luar Sulsel turut hadir. Kecuali yang menetap di luar negeri, berhalangan hadir karena terhambat masa pandemi Covid-19.
”Jadi status sosial kita letakkan. Kita kembali mengenang masa 37 tahun. Ini salah satu meningkatkan imun apalagi kita semua sudah pada usia diatas 50-an paling tepat sekitaran 54 tahunan. Sehingga dengan adanya reuni ini penyakit pikun kita terobati karena kita ingat masa lalu. Dan kami upayakan setelah reuni ini kita akan program di tahun-tahun berikutnya,” kata Darmawan mengingatkan rekan-rekan sejawatnya untuk tetap disiplin menerapkan protokol kesehatan dimanapun berada dan saat berinteraksi dengan siapapun.
Dikatakan, dalam kegiatan ini ada tiga hal yang jadi fokus dipertahankan. Yakni ajang silaturahmi, ajang informasi, dan ajang sosial. ”Misalnya ajang silaturahmi kita lakukan hari ini sebagai wadah bertemu setelah puluhan tahun tidak bersama dan sebagai ajang informasinya. Dimana kita saling berbagi info. Misalnya ada penerimaan lembaga atau kerja yang mungkin bisa untuk anak-anak dan cucu-cucu kita. Dan sosialnya kita saling mengunjungi teman yang sakit. Sebelumnya kami gelar lomba-lomba bersama dengan tujuan untuk seru-seruan semata. Karena kita tida bisa lagi bikin lomba yang berat-berat. Yang paling penting itu adalah kegembiraan. Hilangkan hal negatif dalam istilah reuni, jangan diplesetkan bahwa reuni itu adalah pembuka masalah dalam kehidupan pribadi para alumni,” tandas Darmawan.
Ketua IKA Spensas Umum, Ahmad Pidris Zain yang turut hadir dalam ramah tamah reuni Spensas 84 ini mengatakan, Spensas adalah super kuat. Sampai saat ini yang terdaftar masih hidup itu berkisar 6.000-an orang. Karena itu, dia berharap agar kekompakan seluruh alumni bisa terus dikuatkan dan semakin direkatkan.
Wakil Kepala SMP Negeri 1 Sungguminasa, Muhammad Rusli, mengatakan, hingga kini SMPN 1 Sungguminasa dari tahun ke tahun semakin berubah dan meningkat. Bahkan ditunjuk sebagai percontohan sekolah berkarakter dari Kemendiknas, juga ditunjuk sebagai sekolah sehat dan sebagai sekolah rujukan di Sulsel.
Salah seorang alumni Spensas 84, 3AKP Mangatas Tambunan yang juga Kasi Humas Polres Gowa, mengatakan, reuni ini memberikan makna pengakraban antara alumni juga dengan para guru Spensas yang masih hidup namun sudah purnabakti.”Ini momen kebersamaan yang cukup positif sekali. Apalagi banyak rekan-rekan kami yang jauh bermukim di luar Sulawesi dan diluar Sulsel pasca tamat dari SMP. Semoga kebersamaan kami menjadi awal yang baik untuk reuni-reuni selanjutnya,” kata perwira berdarah Batak ini
Ramah tamah ini diwarnai penyerahan bingkisan sebagai tali asih kepada sejumlah guru SMPN 1 Sungguminasa yang masih hidup yang telah mengabdi sekian tahun (telah memasuki masa purnabakti) serta penyerahan hadiah kepada para pemenang lomba dipandu host Rasdiana. (sar)

