POLMAN, BKM — Proses Pembelajaran Tatap Muka (PTM) di Kabupaten Polman tampak cukup kondusif. Di Sekolah Menengah PertamaNegeri (SMPN) 1 dan SMPN 5 Wonomulyo Kabupaten Polewali MandarProvinsi Sulawesi Barat berjalan lancar dan terkendali.
Sejumlah masyarakat turut gembira atas dibolehaknnya PTM di kelas utamanya orang tua siswa. Sebab selama pembelajaran daring dibandingan sistem PTM keduanya memiliki kelebihan dan kekurangan. Sistem daring dinilai kurang efektif dan cenderung membebani orang tua seperti paket data sehingga
kurang memungkinkan.
Sementara sistem PTM di kelas diyakini bisa lebih baik, makanya patut bersyukur atas kondisi saat ini semoga kedepan semakin baik. Selain memiliki keterbatasan kontrol secara langsung saat pembelajaran dirumah juga orangtua siswa terbebani kos biaya pembelian data internetan untu online. Apalagi tidak semua wilayah di
Polman memiliki jaringan internet yang memadai apalagi wilayah pegunungan. ”Alhamdhulillah dengan dibolehkannya kembal ke sistem tatap muka maka sejumlah orang tua siswa merasa lega dan gembira,” ujar Irma, orang tua siswa.
Kepala SMPN 1 Wonomulyo Kabupaten Polewali Mandar, Ahmad ketika ditemui merasa beryukur atas kondisi saat ini. Pembelajaran tatap muka di SMPN 1 Wonomulyo bisaberjalan lancar.
”Semoga kedepan kondisi semakin baik dan kondusif agar proses belajar mengajar di sekolah bisa kembali normal seperti semula,” jelasnya.
Kepala SMPN 5 Wonomulyo, Yernia membenarkan sekolahnya mengadakan PTM dan berjalan baik dan lancar.
”Alhamdhulillah berkat usaha bersama semua pihak terait di SMPN 5 bisa melaksanaan PTM,” katanya. (*)

