PAREPARE, BKM — Perahu nelayan asal Kabupaten Majene Provinsi Sulbar terombang ambing selama tiga jam tanpa arah tujuan saat melaut di laut lepas selat Makassar baru-baru ini.
Petugas Basarnas Parepare Dadang mengatakan warga asal Majene Moin (40) dan Arman (18) asal Somba Kelurahan Mosso Kecamatan Sendana Kabupaten Majene mengatakan kedua pelatih asal Sulbar tersebut mengalami cuaca buruk saat melaut. Akibat cuaca buruk mengakibatkan sayap perahu patah sehingga perahu kehilangan keseimbangan.
Menurut Dadang, Rabu (17/11) selama tiga jam kedua korban terombang ambing di laut sampai ditemukan oleh Kapal Tanjung Manis dan dievakuasi ke Pelabuhan Parepare.
Sementara PlH BPBD Parepare Rusli mengatakan peristiwa tersebut terjadi pada Selasa (16/11) sekitar pukul 17.45 Wita. Ketika menerima informasi adanya perahu nelayan jenis sandeq terombang ambimg di tengah lautan pihaknya langsung melakukan evakuasi melalui kru Kapal Tanjung Manis tujuan Samarinda Parepare.
Sekitar pukul 17.50 Wita, Kapal Tanjung Manis sandar di Pelabuhan Cappa Ujung Parepare dan kedua nelayan selamat. Keduanya langsung diberi tindakan medis oleh tim kesehatan pelabuhan dan selanjutnya dibawa ke ruang rapat Kantor KSOP untuk dimintai keterangan.
Kemudian pihak KSOP Kota Parepare mengantar langsung korban ke kampung halamannya Somba Sendana Kabupaten Majene. (mup/C)

