GOWA, BKM — Untuk mencapai target 70 persen cakupan vaksinasi Covid-19, tim vaksinator Puskesmas Pattallassang melakukan gerebek vaksin. Yakni dengan turun langsung ke perkampungan di wilayah Kecamatan Pattallassang, Kabupaten Gowa.
Di Pattallassang hingga kini capaian baru 28 persen atau baru 463 jiwa dari 1.420 jiwa target vaksin. Karena itu, tim vaksinator Kecamatan Pattallassang pun menyasar kampung-kampung melakukan vaksinasi langsung kepada warga.
Aksi gerebek ini mulai dilakukan Kamis (17/11) lalu dan akan terus dilakukan dalam rangka percepatan pembentukan kekebalan kelompok di Pattallassang. Dalam aksi vaksin tersebut, tim vaksinator Puskesmas Pattallassang mampu menvaksin 280 jiwa dari target 336 jiwa di Desa Borongpa’la’la tersebut.
Rusli Husain selaku Ketua Tim Vaksinasi Puskesmas Pattallassang, Sabtu siang (19/11), mengatakan, vaksinasi yang menyasar warga langsung ke rumahnya ini dilakukan sebagai upaya percepatan vaksinasi Covid-19.
”Di Borongpa’la’la ini kami sengaja kunjungi. Karena masih di angka 28 persen atau 463 dari jumlah total yang harus divaksin yaitu 1.420 warga. Jadi apabila target mencapai 300 warga yang divaksin maka pencapaiannya akan menjadi 50 persen,” kata Rusli Husain.
Dia mengaku sangat bersyukur. Sebab rerata warga yang hadir sudah melakukan vaksinasi di tempat. ”Alhamdulillah, hasil vaksin ini di Boronga’la’la sebanyak 280 jiwa dari 336 jiwa yang mendaftar. Namun ada sekira 56 orang tidak vaksin karena kesehatannya tidak bersyarat, vaksinnya harus ditunda,” kata Rusli Husain.
Sementara itu, Kepala Desa Borongpa’la’la, Muh Ramli Supriadi, mengapresiasi upaya Puskesmas Pattallassang yang melakukan vaksinasi di desa. ”Semoga seluruh warga Borongpa’la’la bisa vaksin lengkap sehingga impian membentuk kekebalan kelompok bisa segera terwujud,” kata Ramli.
Ditambahkan, sasaran vaksin yang dilakukan adalah untuk percepatan. Dia pun berharap semua komponen bekerjasama.
Arsyad salah seorang warga Pattallassang sangat mengapresiasi kesigapan tim vaksinator Puskesmas Pattallassang. Menurut Arsyad, apa yang dilakukan pihak Puskesmas ini adalah hal paling jitu jika ingin melakukan percepatan vaksinasi.
”Sampai hari ini, masih banyak warga yang tidak mau vaksin. Ada juga yang minat namun terkendala waktu dan alasan kesibukan. Makanya, dengan cara jemput bola seperti ini (turun langsung ke desa) maka itu tentu bisa efektif. Semoga harapan kita semua, harapan kekebalan kelompok segera terwujudkan demi memusnahkan virus Corona ini,” kata Arsyad. (sar)
