TAKALAR, BKM — Bupati Takalar, H Syamsari Kitta mengimbau kepala desa (Kades) terpilih untuk tidak euforia merayakan kemenangan. Begitu pula dengan Sekretaris Kabupaten (Sekkab) Takalar, H Muhammad Hasbi.
Sekkab Takalar, H Muhammad Hasbi juga meminta agar para Kades terpilih di sembilan kecamatan untuk tidak gegabah melakukan pergantian aparat desa. Hal itu dikatakan Hasbi sebagai langkah menjaga stabilitas di desa masing masing.
Karena menurut Sekkab Takalar, pergantian aparat desa dapat memengaruhi proses pemerintahan yang akan berlangsung.
”Kades terpilih harus mampu menjadi pengayom di desanya masing-masing. Jangan gegabah melakukan pergantian aparat desa,” kata H Muhammad Hasbi saat ngopj bareng di kantin Pemkab Takalar, Senin (22/11).
Sekkab Takalar menambahkan, proses pergantian aparat desa bisa saja dilakukan kepala desa manakala pemerintahannya sudah berjalan selama enam bulan.
”Bisa saja dan diperbolehkan kades mengganti aparat desanya jika pemerintahan desa sudah berlangsung enam bulan,” Jelas Sekkab Muhammad Hasbi.
Selain itu, Sekkab Takalar juga mengimbau aparat desa yang tidak sehaluan Kades terpilih untuk melakukan rekonsiliasi sebagai bentuk memperbaiki tata pengelolaan keuangan desa.
”Aparat desa juga harus loyal terhadap Kades terpilih dan jangan lagi ada sekat atau perbedaan dalam tata kelola pemerintahan,” kunci Hajj Bantang, begitu Sekkab termuda ini akrab disapa. (ira/c)

