MALILI, BKM — Pemkab Luwu Timur dan DPRD menggandeng Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM) Unhas Makassar menggelar bimbingan teknis pengelolaan keuangan daerah di Aula Swiss-BelHotel Makassar, Minggu (21/11).
Ketua LPPM Unhas, Prof Andi Alimuddin Unde mengatakan, Bimtek merupakan bagian dari pengabdian kepada masyarakat. Menurutnya, Bimtek sangat positif karena melibatkan dua lembaga eksekutif dan legislatif untuk duduk bersama menyamakan persepsi dalam hal pengelolaan keuangan daerah.
“Kenapa ini positif, karena biasanya jika tidak terjadi kesamaan persepsi kedua lembaga ini, maka proses yang terjadi tarik menarik antar kedua lembaga dan menghambat program pembangunan daerah. Olehnya itu Bimtek ini sangat positif,” tambahnya.
LPPM Unhas memiliki banyak sumber daya dan jaringan yang tentu dapat mengoptimalkan pelaksanaan Bimtek kali ini.
Sementara Bupati Luwu Timur, H. Budiman mengatakan, sinergitas dan harmonisasi kedua lembaga ini memang sudah berjalan dengan baik. Pada pekan ini pula, Pemkab dan DPRD akan segera melakukan sidang paripurna untuk membahas Penetapan APBD Tahun 2022.
“Pembahasan dan penetapan APBD Pokok Tahun 2022 ini termasuk cepat. Hal ini tentu karena sinergitas kedua lembaga ini berjalan positif,” kata Budiman.
Budiman juga memaparkan materi berkaitan dengan arah dan kebijakan pembangunan daerah. Ia menjelaskan secara umum rencana-rencana program prioritas daerah yang akan dilaksanakan pada pelaksanaan APBD Tahun 2022.
”Program prioritas yang akan dilakukan yakni program bantuan keuangan 1 miliar 1 desa, program satu kamar satu pasien, Bantuan Keuangan Mahasiswa Berprestasi dan Kurang Mampu, satu sekolah satu inovasi, Bantuan Rehab Rumah Ibadah, dan program prioritas lainnya,” tutupnya. (rls)
