Site icon Berita Kota Makassar

Presiden Tebar Ikan Gabus dan Panen Jagung

GOWA, BKM — Presiden Joko Widodo dijadwalkan meresmikan megaproyek bendungan Karaloe hari ini, Selasa (23/11) pukul 11.20 Wita. Bendungan besar ini terletak di batas Kabupaten Gowa dan Jeneponto. Ikut mendampingi presiden, Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono, Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Sulsel Andi Sudirman Sulaiman, serta Bupati Gowa Adnan Purichta Ichsan.

Rencananya, selama tiga jam Presiden Jokowi akan berada di kawasan bendungan Karaloe yang pembangunannya dimulai sejak 2019 lalu.
Bendungan ini mampu mengairi lahan irigasi seluas 7.004 hektar, pembangkit listrik mikrohidro 4,5 MW dan menyediakan air baku sekitar 440 liter per detik untuk dua wilayah, yakni Kabupaten Gowa dan Jeneponto. Selain itu juga berfungsi sebagai pengendalian banjir, konservasi sumber daya air, dan sebagai tempat wisata.
Sekadar diketahui, merujuk pada data Kementerian PUPR, pengerjaan konstruksi bendungan Karaloe terbagi dalam dua paket. Paket I mencakup pembangunan bendungan utama, bangunan pelimpah, relokasi dan rehabilitasi jalan menuju bendungan, dan terowongan pengelak dengan kontraktor pelaksana PT Nindya Karya (Persero). Biaya pengerjaannya bersumber dari APBN pada tahun anggaran jamak (2013-2019) sebesar Rp568 miliar.
Paket II merupakan lanjutan paket I yang dianggarkan sebesar Rp657 miliar bersumber dari APBN TA 2008-2020 (multiyears). Pekerjaan paket II meliputi timbunan tubuh bendungan, proteksi galian, intake, instrumentasi, hidromekanikal, serta pembangunan instrumen yang bersifat mekanikal dan elektrik dengan kontraktor KSO (kerja sama operasional) PT Nindya Karya (Persero)-PT Rezeki.
Untuk persiapan kedatangan RI 1, Senin (22/11) telah dilakukan gladi peresmian dan pengamanan. Sebanyak 300 personel yang dibagi dalam beberapa Satuan Tugas (Satgas) melibatkan personel dari Kodim 1409 Gowa, Dishub, dan Satpol PP. Mereka melakukan pengamanan terbuka dan tertutup hingga pengamanan jalur.

Kabag Ops Polres Gowa Kompol Tamba Hamid kepada BKM, mengatakan 300 personel Polres telah melaksanakan apel pengecekan yang digelar di halaman mako Polres Gowa, Senin pagi pukul 05.20 Wita.

“Seluruh personel ini akan diturunkan untuk mengamankan seluruh rangkaian kunjungan kerja presiden pada hari Selasa. Sebagai pengamanan, maka kami mendahului ke lokasi kegiatan dengan harapan para personel dapat mengetahui situasi dan kondisi di sana, sekaligus melaksanakan gladi pengamanan dengan instansi terkait lainnya,” jelas Kompol Tamba Hamid.

Selain apel gelar pasukan di Mapolres Gowa, apel lanjutan juga digelar di lapangan sepakbola Suharto di Kelurahan Tolo’, Kabupaten Jeneponto. Hadir Danrem 141 Toddopuli Brigjen TNI Jashar Jamil sekaligus bertindak sebagai inspektur apel.

Danrem 141 Toddopuli Brigjen TNI Jashar Jamil yang membacakan amanat Pangdam XIV/ Hasanuddin menekankan kepada para personel untuk membangun kerja sama dan komunikasi yang terintegrasi dengan semua unsur. Dengan begitu, setiap hambatan dan kendala yang ditemukan dalam pelaksanaan tugas di lapangan dapat segera diantisipasi.

Selain itu, Pangdam menegaskan agar segera menetapkan daerah-daerah yang perlu mendapat pengamanan maksimal dan gelar komunikasi agar rantai komando dapat dilaksanakan dengan baik sehingga pelaksanaan pengamanan dapat berjalan dengan sukses tertib, aman dan terkendali.

”Kemudian, segera menciptakan sinergitas yang solid serta segera melakukan langkah-langkah preventif untuk mengantisipasi terhadap setiap perkembangan situasi sekecil apapun,” kata Danrem.

Apel gelar pasukan ini dihadiri sejumlah pejabat utama Polda Sulsel, Kapolres Gowa AKBP Tri Goffarudin Pulungan, Dandim 1409 Gowa Letkol Prasetyo Ari Wibowo, serta beberapa pejabat di lingkup TNI dan Forkopimda Kabupaten Jeneponto.

Dari 300 personel pengamanan yang diturunkan, 172 orang diantaranya adalah personel Polres Gowa.

Petugas pengamanan juga akan mengamankan tempat mendarat helikopter (helipad) yang akan membawa Presiden RI dan rombongan.

Terpisah, Kapolres Gowa AKBP Tri Goffaruddin Pulungan mengajak dan mengimbau kepada seluruh masyarakat Gowa maupun Jeneponto untuk ikut berperan aktif menjaga, serta mendukung terciptanya keamanan agar tetap kondusif selama berlangsungnya kunjungan presiden.

Kabid Komunikasi dan Informasi Publik Dinas Kominfo SP Gowa Widiah Restuti yang dikonfirmasi kemarin siang, membenarkan jika kunjungan Presiden RI Jokowi diagendakan pada hari Selasa.

“Jadi Bapak Presiden akan melakukan peresmian bendungan Karaloe. Sesuai rundown yang dikeluarkan pemprov, Presiden juga akan melakukan diskusi bersama beberapa petani penerima manfaat dari bendungan. Kemudian akan melakukan penebaran ikan gabus. Setelah itu menuju Kabupaten Jeneponto untuk panen jagung,” jelas Widiah Restuti.

Terkait sterilisasi lokasi untuk kunjungan presiden, seluruh tamu undangan wajib menjalani PCR sehari sebelum kegiatan berlangsung.

Hal ini juga dibenarkan Widiah. Dikatakannya, sudah protap pelaksanaan PCR bagi seluruh tamu yang akan hadir di peresmian tersebut. Selain masker, cuci tangan, periksa suhu tubuh, jaga jarak dna hindari kerumunan maka prokes terpenting adalah PCR. (sar-jun)

Exit mobile version