Site icon Berita Kota Makassar

IRT di Pinrang Tewas Diterkam Buaya

PINRANG, BKM — Sungguh malang nasib Astati (47), salah seorang Ibu Rumah Tangga (IRT) tewas secara menggenaskan. Warga Bungalosie Kariango Timur Desa Pananrang, Kecamatan Mattiro Bulu, Kabupaten Pinrang tewas di terkam binatang buas jenis reptil melata.

Wanita dua anak ini meregang nyawa setelah korban tak sengaja berenang di pinggir sungai yang berpenghuni Buaya. Ibu ini, menurut cerita warga jika korban tak mengetahui sungai itu masih dihuni binatang reptil. Maklum, korban sedikit mengalami gangguan psikotes atau gangguan jiwa.
Hal ini pula dibenarkan pula Kapolsek Mattiro Bulu IPTU Yudi. Kapolsek membenarkan kejadian tersebut, dia mengatakan korban meninggal diterkam buaya saat berenang dan warga sempat terjadi tarik menarik dengan buays saat mengevakuasi korban.

“Diterkam buaya saat berenang. Bahkan warga dan buaya sempat tarik menarik saat mengevakuasi korban,” ujar Yudi, saat dihubungi Selasa petang (23/11) kemarin.
Yudih menambahkan jika korban sering turun berenang di sungai dan mengalami sedikit gangguan jiwa. Namun, terkadang warga setempat yang melihat korban berenang langsung menegurnya.
Namun sayangnya, berenang dihari Selasa petang kemarin merupakan hari terakhir korban hidup.
“Korban mengalami gangguan jiwa, dan sering turun berenang di sungai kadang pagi siang maupun sore,” ucapnya.
Yudi menambahkan korban tiba dirumah duka sekitar 17.30 wita dengan mobil Ambulance. Atas kejadian tersebut keluarga korban membuat surat pernyataan yang diketahui oleh pemerintah setempat, jika tak berkeberatan dan menganggap itu musibah dan takdir korban.
“Keluarga korban menerima dengan ikhlas penyebab kematian korban karena diterkam buaya sehingga keluarga korban menolak untuk dilakukan proses hukum serta tindakan visum atau autopsi oleh petugas medis,” ucap Yudi. (ady/C)

Exit mobile version