Site icon Berita Kota Makassar

Perbatasan Makassar akan Dijaga

MAKASSAR, BKM — Pemerintah Kota Makassar akan melakukan vaksin on the road. Jadwalnya bertepatan dengan penerapan PPKM Level III yang dimulai 24 Desember mendatang.

Wali Kota Makassar, Mohammad Ramdhan Pomanto, menjelaskan, pihaknya akan melakukan pemeriksaan bagi pengendara bermotor apakah sudah divaksin atau belum. Jika ditemukan ada yang belum divaksin, maka aparat yang bertugas pada program vaksin on the road akan menawarkan untuk vaksin di tempat.
Bukan hanya bagi warga Makassar, vaksin on the road juga berlaku bagi warga luar Makassar yang masuk kota ini.
Danny mengatakan, selama PPKM Level III nanti, pihaknya akan memeriksa orang-orang dari luar apakah sudah divaksin atau belum. Semua perbatasan akan dijaga ketat.
“Saya akan menghadang di pintu-pintu masuk. Kalau ada yang ditemukan belum vaksin, yah harus vaksin sebelum masuk Makassar,” ungkap Danny saat ditemui di kediaman pribadinya, Jalan Amirullah, Senin (29/11).

Tujuan digelarnya vaksin on the road ini, kata Danny, untuk mengurangi mobilitas orang dari dan keluar Makassar yang belum vaksin.
“Saya berkewajiban melindungi masyarakatku yang sudah tervaksin dari orang yang belum vaksin. Maka saya akan mengadang pintu-pintu masuk vaksin ini. Kalau dia tidak vaksin, yah harus vaksin sekarang,” tegasnya.
Dia mengatakan, saat ini, warga Makassar yang sudah melaksanakan vaksinasi sekitar 80 persen. Sangat jauh berbeda dengan daerah yang berbatasan Makassar karena ada yang baru berkisar 40 persen.

Danny mengkhawatirkan jika orang-orang dari luar Makassar menyerbu masuk sementara mereka belum divaksin.
Selain itu, lanjut Danny, Vaksin on The Road bisa mempermudah warga, khususnya Makassar yang belum melengkapi vaksin dosis keduanya. Mereka bisa memanfaatkan vaksin on the road untuk itu.
“Jadi, semua yang masuk ke Makassar nantinya akan diperiksa. Vaksin on the Road akan diberlakukan persis PPKM level III,” tegasnya.
Pemerintah Kota Makassar menargetkan progres capaian warga yang telah melakukan vaksinasi sebesar 95 persen pada Desember mendatang.
Plt Kepala Dinas Kesehatan, Nursaidah Sirajuddin, mengemukakan, untuk merealisasikan target tersebut, beberapa skenario akan dilakukan.
Diantaranya, memaksimalkan proses vaksinasi untuk anak sekolah dan untuk lanjut usia (lansia) serta mengawal proses vaksinasi tahap kedua.
“Termasuk akan kita laksanakan vaksinasi on the road. Kami sudah mempersiapkan vaksinnya untuk memaksimalkan program tersebut. Kita mengejar target bapak wali kota, 95 persen di Desember,” ungkap wanita yang akrab disapa Ida itu. (rhm)

Exit mobile version