MAKASSAR, BKM — Selain melakukan resetting birokrasi, Pemkot Makassar juga akan melakukan evaluasi terhadap RT/RW.
Wali Kota Makassar, Mohammad Ramdhan Pomanto, menjelaskan, agenda besar untuk mengevaluasi kinerja RT/RW itu bakal dilakukan Februari 2022 mendatang.
“Saya akan melakukan resetting RT/RW Februari tahun depan. Jadi kita rampungkan dulu lelang jabatan dan resetting birokrasi Pemkot Makassar baru kita pindah ke RT/RW,” ungkap Danny.
Dia menegaskan resetting di tubuh RT/RW harus dilaksanakan karena kenyataanya banyak yang tidak mau sinergi dengan kita. Banyak yang belum move on. Salah satu indikator adalah ada RT/RW yang tidak mau menyukseskan Makassar Recover.
Rencana itu memang pernah dikemukakan di awal-awal pemerintahannya bersama Wakil Wali Kota Fatmawati Rusdi.
Saat ini, RT/RW yang bertugas berstatus pelaksana tugas tanpa ada kejelasan honor karena memang di era Pj Wali Kota Makassar yang lalu, tidak dianggarkan.
Nanti setelah proses resetting RT/RW dilaksanakan, dan terpilih yang definitif, baru akan diberikan honor.
Nantinya, peran RT/RW akan lebih dimaksimalkan. Khususnya dalam mengawal program Makassar Recover.
Selain itu, RT/RW nantinya diharapkan bisa dalam menyokong program pemerintah. Temasuk dalam perpajakan (pendapatan daerah).
“Jadi saya akan bikin model perpajakan yang beda. Nanti per wilayah. Kalau per wilayah berarti RT/RW harus terlibat secara maksimal. Itu nanti jadi salah satu indikator kinerja mereka, ” tambah Danny. (rhm)
