POLMAN, BKM — Kepala SMPN 2 Wonomulyo Kabupaten Polewali Mandar Provinsi Sulbar, Amirullah patut dicontoh bagi kepala sekolah lain. Sang Kepsek sangat mengedepanankepedulian dan tanggung jawab dalam hal mengelola pendidikan yang kini dinahkodainya.
Selama dalam pengabdiannya sebagai guru dan Kepsek, Amirullah selalu stay di sekolah terutama pada setiap jam pelajaran. Jika pun ada urusan di luar yang sangat penting dan mendesak, sang Kepsek begitu pandai memenej waktunya agar tidak ketinggalan pada setiap kegiatan di sekolahnya.
Selain itu, pria yang satu ini juga dikenal peduli terhadap kebersihan, penghijauan dan kegiatan lain. Memberikan perhatian besar terhadap proses belajar mengajar dari awal jam pelajaran hingga sampai selesai jam pelajaran.
Saat BKM berkunjung ke sekolah tersebut baru-baru ini, sang Kepsek tak berhasil ditemui karena sedang mengajar menggantikan guru kelas yang hari itu tidak masuk mengajar karena berhalangan hadir. BKM hanya diterima security sekolah Aco S dengan penuh ramah.
”Mohon maaf pak, Kepala Sekolah sedang mengisi kelas kosong kebetulan guru yang mengajar berhalangan hadir, maka jam pelajaran diisi Kepala Sekolah jika adaguru berhalangan, ”ucapnya.
Sementara itu pemerhati pendidikan di Polman yang juga mantan Wakil Ketua DPRD Mamasa Amos Pabundu ketika dimintai tanggapannya menilai, sikap Kepsek SMPN 2 Wanomulyo, Amirullah patut dicontoh kepala sekolah lain. Sebagai penanggung jawab mutu pendidikan disaat ada rekan pengajar
berhalangan, maka memang sebaiknya guru lain mengisinya.
Jika kebetulan tidak ada guru yang bisa mengisi kelas kosong, maka sudah tepat jika Kepala Sekolah turun tangan dan mengisi jam pelajaran di kelas seperti itu agar siswa tidak kehilangan jam pelajaran dan tidak berkeliaran pada saat jam pelajaran berlangsung.
”Saya kira itu bagus dan Kepsek ini telah memberikan contoh yang baik dunia pendidikan di Polman,” ujar Amos. (*)
