pulsa.rovindo.com - Pusat Distributor Pulsa dan TOken
pulsa.rovindo.com - Pusat Distributor Pulsa dan TOken

Pedagang Pasar Turikale Datangi Kantor Bupati

MAROS, BKM — Puluhan pedagang Pasar Turikale bersama lembaga hukum Salewangan, mendatangi kantor Pemerintah Kabupaten Maros. Kedatangan mereka untuk meminta kepastian terkait relokasi pedagang Pasar Turikale.
Mereka diterima langsung Wakil Bupati Maros, Suhartina Bohari, di ruang rapat wakil bupati, Senin (29/11). Kuasa Hukum Direktur Lembaga Hukum Salewangan, Alfian Palaguna, mengatakan, ada tiga tuntutan pedagang terkait relokasi.
”Bupati Maros bersedia mengembalikan pedagang pasar ke lapak dan kios masing-masing berdasarkan data yang sudah diverifikasi bersama. Relokasi dilaksanakan di Pasar Tramo Maros. Kami juga meminta agar dibangun semi permanen untuk pedagang, dan pengembalian kios atau lapak tidak dipungut biaya,” jelasnya.
Dia mengatakan, berdasarkan hasil rapat ada 3 opsi terkait relokasi pasar yang disarankan Pemkab Maros.
”Pasar Data, Terminal Lama dan Pasar Tramo Maros,” ungkapnya.

Alfian mengatakan, para pedagang sepakat untuk di relokasikan ke Pasar Tramo. Para pedagang menolak untuk di relokasikan ke Pasar Data, karena ada beberapa pertimbangan. Seperti kondisi cuaca, kemudian tempat yang tidak memungkinkan, karena menurut mereka (pedagang), Data adalah tempat yang rawan banjir,” imbuhnya.
Adapun jumlah pedagang yang akan direlokasikan berkisar 200 pedagang. Kondisi pedagang berdasarkan data yang dihimpun dari LBH Salewangan, ada 200 pedagang.
”Nantinya kami akan seleksi data yang kami peroleh dan bandingkan dengan data yang dipegang pemerintah daerah,” ucapnya.
Sementara itu, Wakil Bupati Maros, Suhartina Bohari, mengatakan, pemerintah daerah bersama pedagang yang ada di Pasar Turikale sepakat untuk direlokasikan ke Pasar Tramo.
”Sekarang kan semua pasar yang ada di Maros semua dalam proses pembenahan. Termasuk Pasar Turikale yang dulu adalah pasar sentral dan memang dari dulu kami berencana untuk memperbaruinya,” kata Suhartina.

Saat ini data yang dimiliki Pemda Maros ada sekitar 80 pedagang. Dari LBH juga ada data baru. ”Namun mereka belum memperlihatkan kami. Mungkin sebentar akan diperlihatkan, dan kami akan cocokkan,” katanya.
Selain itu, Tina, sapaan akrabnya menilai sudah seharusnya Pasar Turikale dibenahi. ”Bayangkan sudah berapa tahun ditinggal tak berpenghuni pasti kesannya kumuh. Kan Pasar Turikale posisinya berada di tengah kota dan menjadi pemandangan tidak elok kalau kita ke kota Maros dan melihat Pasar Turikale,” imbuh mantan anggota DPRD Maros itu.
Terkait pembenahan Pasar Turikale, Pemkab Maros menargetkan akan rampung di akhir 2022. ”Sekarang hingga akhir tahun ini kita rencanakan pemerataan dan penimbunan. Untuk pembangunannya sekitar bulan Maret tahun depan. Mudah mudahan sesuai target akhir 2022 bisa dihuni kembali,” ucapnya. (ari/c)




×


Pedagang Pasar Turikale Datangi Kantor Bupati

Bagikan artikel ini melalui

atau copy link