MAROS,Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Maros menggelar rapat pemebetukan panita rapat kerja guna membahas program kerja KONI Tahun 2022 dan persiapan menuju Porprov 2022 mendatang.
Rapat persiapan raker yang dipimpin Ketua Koni Maros AKBP (P) Mulyadi Haryo digelar di gedung Koni yang dihadiri para pengurus Koni Maros menunjuk, sekertaris umum Koni Maros Chaerul sebagai ketua pelaksana rapat kerja yang rencananya diagendakan pada tanggal 18-12-2021 di Hotel Gren Town Maros.Selasa (30-11-2021).
Ketua panitia Raker, Chaerul mengatakan tujuan digelarnya raker tersebut adalah untuk merumuskan program kerja KONI, dalam membangun olahraga prestasi di Kabupaten Maros dan persiapan menghadapi kejuaraan porprov 2022 di Kabupaten Bulukumba dan Sinjai.
“Selain mengudang seluruh pengurus KONI, dalam rakere mendatang, kami juga mengundang perwakilan cabang olahraga yang masing-masing cabor diwakili dua orang,” tutur Chaerul.
Lebih lanjut Chaerul menuturkan bahwa dalam raker tersebut akan dibahas penyusunan program enam bidang KONI, yaitu
Bidang Organisasi, Bidang pembinaan prestasi, Bidang litbang,
Bidang perencanaan program dan anggaran, Bidang Humas dann
Bidangb kesekretariatan.
“Semoga dalam penyusunan program ini ada sinergi antara para atlet, pelatih dan cabor, dengan KONI dan pemerintah, dalam hal ini Dispora, sehingga program yang tersusun nantinya dapat menjadi acuan dalam pembangunan atau pembinaan olahraga di Kab Maros,” kata Chaerul.
Sementara itu, Ketua Koni Maros AKBP (P) Mulyadi Haryo mengatakan, pembentukan panitia rapat kerja tahunan Koni sudah terlaksana dengan baik. Kegiatan rapat anggota tahunan itu adalah sebuah kewajiban yang harus dilaksanakan setiap tahun. “Rapat kerja nantinya akan terukur kita punya persiapan, program dan lain-lain.” ujar Mulyadi.
Dikatakan Mulyadi, rapat kerja yang akan digelar nantinya terkait program program koni satu tahun kedepan dan yang terpenting adalah masalah pengelolaan keuangan. Dana yang kita terima bisa dipertanggungjawabkan. SPPD-nya ada,bukti-bukti untuk pengeluaran jelas.
“Ini yang selalu menjadi perhatian khusus adalah laporan keuangan dapat diterima dengan baik.” tutup Mulyadi.(Askari)
