Site icon Berita Kota Makassar

Pemkot Fokus Urus Izin Operasional Co’mo

MAKASSAR, BKM — Pemerintah Kota Makassar berencana menghadirkan moda transportasi antarlorong yang diberi nama commuter Metromoda alias Co’mo.
Metromoda ini sejenis minibus yang dimodifikasi menjadi feeder menuju jalan-jalan besar. Modelnya hampir mirip tangkasaki, tapi lebih kecil dan agak gemuk.
Wali Kota Makassar, Moh Ramdhan Pomanto, telah memperkenalkan inovasi ini di depan Kementerian Perhubungan.

Kepala Dinas Perhubungan Makassar, Iman Hud mengatakan, desainnya masih sementara berproses, ditarget selesai tahun depan.
Pihaknya akan melibatkan eksper untuk mengkaji kelayakannya agar memenuhi syarat untuk digunakan sebagai transportasi massa di Makassar.
Ada beberapa keunggulan dari co’mo ini, yakni ramah lingkungan karena pakai listrik, mengedepankan keamanan dan kenyamanan penumpang,
“Poin pentingnya kendaraan yang berupa feeder yang akan mengangkut penumpang, aman selamat nyaman dan berorientasi pada emperomental etik yang tidak menyebabkan polusi,” jelasnya, kemarin.
Nantinya, kendaraan ini akan menghubungkan penumpang dari lorong menuju jalur bus.
Belum ada gambaran berapa unit yang akan dihadirkan tahun depan.

Untuk sementara fokusnya pada kelayakan, surat keputusan rancang bangun (SKRB) dari Kementerian, kendaraan hingga izin operasional.
“Kita belum tahu berapa unit, kita kajian dulu, ujicoba, sebelum uji coba trial and error, cepat atau lambat kita akan gunakan kendaraan listrik,” paparnya.
Sementara itu, Kepala Organisasi Angkutan Darat (Organda) Makassar, Zainal Abidin mengatakan, ia mendukung segala program pemerintah.
Ia menyarankan agar implementasi program ini melibatkan organda.
Kata dia, perlu ada pembagian yang jelas untuk jalur-jalur semua transporasi umum di Makassar.
“Kalau jadi feeder, feeder angkutan apa, itu harus jelas pembagiannya agar tidak menimbulkan penolakan,” tutupnya. (rhm)

Exit mobile version