MAROS, BKM — Bupati Maros, Chaidir Syam, melantik sembilan pejabat unsur penentu kebijakan Badan Promosi Pariwisata Daerah Kabupaten Maros di Bandara Sultan Hasanuddin, Minggu (5/12).
Pelantikan ini turut dihadiri Wakil Bupati Maros, Hj Suhartina Bohari dan Kadis Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Maros. Mereka yang dilantik merupakan perwakilan dari beberapa unsur.
”Pemilihannya berdasarkan keterwakilan. Ada dari unsur akademisi, pelaku asosiasi kepariwisataan, dan juga dari pelaku usaha,” ujarnya.
Ketua Unsur penentu kebijakan badan promosi pariwisata daerah Kabupaten Maros, Irfan Azhari, mengatakan, dengan terbentuknya kepengurusan BPPD ini sebagai upaya meningkatkan sektor pariwisata di Kabupaten Maros
”Untuk mempromosikan seluruh destinasi yang ada di Maros,” katanya.
Irfan mengatakan, pembentukan BPPD ini agar menjadi koordinasi promosi bagi para pelaku pariwisata. ”Juga sebagai sebagai partner pemerintah daerah dalam mengembangkan dan memajukan pariwisata di Maros,” katanya.
Setelah dilantik, pihaknya pun akan membentuk badan pelaksana.
“Secara teknis pelaksanaan promosi akan dieksekusi oleh badan pelaksana, saat ini kami sedang menyusun paling lama daam sepeken itu sudah terbentuk,” ucapnya.
Tak hanya itu, ‘Buku Pintar’ juga akan dihadirkan yang nantinya akan menjadi pegangan bagi seluruh pelaku industri pariwisata.
“Misalnya pihak travel mau membuat paket 3 in 1 to night itu semua harus berangkat dari buku cerdas yang kami hadirkan,” ucapnya.
Ia juga meminta pelaku usaha yang ada di Kabupaten Maros ikut bersinergi. ”Misal ketika perjalanan ke Bantimurung, pengunjung merasa lapar, maka kita ajak pelaku usaha di bidang restoran membuat restoran sepanjang jalan di Bantimurung,” imbuhnya.
Sementara itu, Bupati Maros, Chaidir Syam, mengatakan, memilih Bandara Internasional Sultan Hasanuddin sebagai lokasi pelantikan karena pemerintah daerah bersama dengan pihak Angkasa Pura telah melakukan penandatanganan MoU.
Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Maros mendapat ruang besar untuk promosi di Bandara Internasional Sultan Hasanuddin. PT Angkasa Pura I Bandara Internasional menyediakan sarana dan prasarananya.
Alumni Ilmu Pemerintahan Unhas itu juga mengajak seluruh stakeholder agar terus berbenah dan berfikir bagaimana kebangkitan pariwisata di kabupaten Maros.
”Geopark kita ini sangat indah dan bukan hanya rammang rammang tapi kita baru baru ini juga meresmikan istana karst, tak hanya itu lukisan tertua dan DNA tertua semuanya ada di Maros,” ungkap bupati.
Mantan Ketua DPRD Maros itu menilai, kunci dari majunya pariwisata adalah dengan membuat even.
”Tidak ada pariwisata yang bisa bangkit tanpa even. Kita bisa belajar dari Kabupaten Banyuwangi. Mereka punya banyak even,” ucapnya
Pihaknya pun saat ini berupaya bagaimana semua stekholder dapat membuat even.
”Misal Dinas Pertanian, membuat even pesta bunga dan Dinas Pemuda dan Olahraga membuat sport tourism. Sehingga tiap saat didestinasi kita ini ada even. Karena yang dijual adalah even,” bebernya. (ari/c)

