Site icon Berita Kota Makassar

Warga Tondon Mamullu Mengadu ke JRM Sampah Kota Makale

MAKALE, BKM.COM–, Setelah John Rende Mangontan (JRM) anggota DPRD Provinsi Sulsel, serap aspirasi di empat lokasi berbeda, Manggau, Lapandan, Mengkendek, dan Kamali Pentalluan (Kampen). Reses serupa dilanjutkan di Kelurahan Tondon Mamullu, di Wisma Bukit Indah Mamullu, Makale, Selasa (7/12).

Hadir Camat Makale, Beatriks Parubak, dan Lurah Tondon Mamullu, Daniel Tanding, serta ratusan warga yang hadir.

JRM menguraikan, kota Makale ibu kota kabupaten Tana Toraja, bagian dari icon pariwisata, estetika dan keindahan kota wajar jadi perhatian.

Disekitar kota Makale ada obyek wisata mendunia wisata religi Burake, dan agro wisata Pango-Pango.

JRM mengajak Camat Makale Beatriks Parubak, hendaknya perioritaskan pelayanan sehingga kebutuhan dan harapan masyarakat terlayani sepenuh hati.

Karena itu penataan kawasan pariwisata kiranya menjadi skala petioritas Pemerintah kecamatan, utamanya revitalisadsi kawasan pemukiman tunjang pariwisata Makale indah dan rapih.

Diakui JRM, sampah kerap jadi sorotan masyarakat, sebab sangat urgen dengan kenyamanan. Karena itu pembangunan Makale Kota Tanpa Kumuh (Kotaku) aspek  estetika diutamakan sebagai daya tarik masyarakat. Makale didesain sedemikian rupa agar nyaman di pandang mata.

Pasalnya estetika keindahan kota Makale didalamnya tersirat seni dan alam semesta menjadikan Makale magnet dan daya tarik sebagai kawasan kota hijau. Untuk itu masyarakat  terus dimotivasi berupaya merawat hasil pembangunan tanpa mengabaikan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS). Jangan pernah bosan dan lelah hadapi sampah, apalagi  menyerah, ujar JRM.

Mantan pengusaha Papua ini sebutkan wujudkan Malale kota bersih tak cukup sekadar mengelola masalah sampah, melainkan pamplet, reklame, dan baliho diruang publik juga mengurangi estetika dan keindahan kota. Disinilah peran pemerintah hadir meskipunmasalah kecil, tukas JRM.

Ditambahkan Camat Makale, Beatriks Parubak, aspirasi dari warga ke JRM tenrunya tidak semuanya terakomodir, melainkan sesuai skala perioritas.

Persoalan kebersihan kota Makale dari sampah tentu tugas bersama, dan saya apresiasi dengan Lurah Tondon Mamullu Daniel Tanding, dari 25 kelurahan dan lembang dikecamatan Makale, Lurah Tondon Mamullu paling aktif kerja bakti.

Beatriks berharap kebersihan dan keindahan kota tak melulu soal penanganan sampah, tetapi juga kesadaran bersama untuk merawat dan menjaga kebersihan fasilitas publik (agus)

Exit mobile version