TAKALAR, BKMCOM-Pelaksana tugas (Plt) Gubernur Sulsel, Andi Sudirman Sulaiman mulai menyikapi sekaligus menindak lanjuti bencana abrasi yang menghantam pesisir pantai desa Bontokanang, kecamatan Galesong Selatan, Takalar.
Tindak lanjut serta upaya dini penanggulangan abrasi dari pemprov SulSel tersebut berupa pembangunan proyek pemecah ombak (break water) sepanjang 150 Meter dengan menggunakan anggaran penanggulangan bencana darurat APBD sebesar 6 Milyar.
” Kami sangat bersyukur dan berterima kasih banyak pada Bapak Gubernur yang telah bersedia menyalurkan anggaran untuk pembangunan proyek pemecah ombak didesa Kami,” Kata kades terpilih Bontokanang, Muhammad Setiawan via ponselnya, Selasa sore (7/12/2021)
Lokasi pembangunan proyek pemecah ombak tersebut akan dibangun diperairan pantai antara dusun Saro’ dan dusun Kanaeng, desa Bontokanang sebagai lokasi terparah dari bencana tersebut
Rencana pembangunan proyek pemecah ombak itu disampaikan oleh Plt Gubernur SulSel dihadapan Bupati Takalar, Syamsari Kitta dan sejumlah warga desa yang menyambut kedatangan Andi Sudirman Sulaiman saat meninjau lokasi abrasi didesa tersebut.
” Insa Allah, menurut Pak Gubernur, Minggu depan kegiatan pembangunan proyek pemecah ombak akan dimulai,” Ucap Muhammad Setiawan.
Sementara itu, kepala BPBD Takalar, Nuriksan Nurdin juga membenarkan kedatangan Plt Gubernur SulSel dalam rangka meninjau lokasi abrasi yang terjadi didusun Saro dan dusun Kanaeng, desa Bontokanang.
” Pak Gubernur telah meninjau lokasi abrasi dan berjanji akan membangun proyek pemecah ombak didua dusun tersebut yang mengalami abrasi cukup serius, rencana pekan mendatang proyek pemecah ombak itu akan dimulai proses pekerjaan dengan menggunakan anggaran penanggulangan bencana darurat,” Urai Nuriksan Nurdin. (Ari Irawan)

