SIDRAP, BKM–Wakil Ketua DPRD Sulsel, H Syaharuddin Alrif kembali mendapat saran dan keluhan dari para petani saat melakukan reses di Desa Teppo, Senin (6/12) malam.
Sejumlah petani jagung di Tellu Limpoe curhat terkait bibit, pupuk, racun hingga harga jagung.
Menurut petani jagung, saat ini petani tidak lagi menghasilkan panen jagung yang maksimal. Produksi mandek di angka 2.000 Kg perhektar, dan hanya bisa dibeli Rp3.000 perkg. Itu berarti, petani hanya bisa meghasilkan Rp 6 juta perhektar. Di sisi lain,biaya produksinya mencapai Rp 6,5 juta perhektar.
Menyikapi keluhan petani, Syaharuddin Alrif yang juga sekretaris DPW Partai Nasdem Sulsel ini mengatakan keluhan warga ini, akan ditindaklanjuti, baik di kabupaten maupun provinsi. “Insya Allah, kita musyawarahkan keluhan warga terkait tanaman jagung ini, di baik di tingkat provinsi maupun tingkat Kabupaten,”janji Syahar-panggilan akrab Syaharuddin Alrif.
Syaharuddin Alrif yang pernah tercatat sebagai Wakil Ketua Komisi E DPRD Sulsel ini juga berharap, kondisi ini segera berakhir agar kesejahteraan petani bisa membaik. Termasuk petani jagung. Itupula yang menjadi alasan politisi Nasdem itu, untuk turun menyalurkan bantuan alat pertanian, termasuk handsprayer ke petani. (rif)
