Site icon Berita Kota Makassar

Laskar Pelangi Dikontrak Satu Tahun

MAKASSAR, BKM — Bukan hanya posisi dan jabatan aparatur sipil negara (ASN), Wali Kota Makassar, Moh Ramdhan Pomanto juga melakukan resetting terhadap seluruh tenaga kontrak/honorer.
Rencananya, 18 Desember mendatang, seluruh tenaga honorer akan mengikuti seleksi untuk menentukan siapa yang akan diperpanjang kontraknya, dan siapa yang tidak.
Pasalnya, dari 15 ribu tenaga kontrak yang ada saat ini, Danny hanya akan merekrut 12 ribu orang. Artinya ada sekitar 3.000 orang yang tidak akan terpakai lagi.
Nantinya tenaga kontrak atau honorer yang lulus seleksi akan dikontrak selama setahun. Selanjutnya dievaluasi kembali.
Namun, kata Danny, tahun depan, evaluasi akan dilakukan berdasarkan penilaian dari masyarakat.
Akan ada inovasi dalam penilaian kinerja para tenaga kontrak tersebut, Pemkot Makassar akan membuat aplikasinya.
“Dari aplikasi hitung poin (penilaiannya), Nanti ada assesor nya, masyarakat,” ucap Danny.
Petugas kebersihan misalnya, akan diminta penilaian masyarakat lewat aplikasi tersebut. Evaluasi ini berbasis skoring, ada poinnya.
Bagi yang memenuhi poin selama satu tahun maka tidak perlu lagi mengikuti tes laskar pelangi tahun selanjutnya.
Kendati begitu, Danny belum membeberkan standar poin untuk kelulusan personel laskar pelangi tersebut.
“Tapi yang tidak (memenuhi standar poin) harus ikut tes lagi. Jadi kalau dia kerja baik dan poinnya cocok, dan poin nya itu otomatis dikasih (perpanjangan SK) tidak ada intervensi,” ungkap Danny.

Seleksi laskar pelangi akan dilakukan pada pekan ketiga Desember. Rencananya tanggal 18 Desember, sebelum Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) level 3.
Ada dua jenis soal yang diberikan, yakni pilihan ganda dan isian.
“Pertanyaan isian inilah diketik juga Nilainya 60 persen, karena akan lihat kemampuan dia merespon. 40 persen itu dari pertanyaan multiple choice,” tuturnya.
Terpisah, Kepala Badan Kepegawaian dan Pengelolaan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Makassar, Andi Siswanta Attas mengatakan, sebanyak 15 ribu calon tenaga Laskar Pelangi yang akan mengikuti seleksi tersebut.

Terdiri dari 12 ribu honorer yang sudah terdaftar, dan 3 ribu calon honorer baru.
Artinya, Pemkot Makassar memberi kesempatan masyarakat luas untuk mendaftar sebagai tenaga kontrak.
“Kontrak berdasarkan SK wali kota 8 ribu, yang diangkat SKPD 4 ribu lebih, jadi total 12 ribu lebih,” jelas Siswanta.
Kendati begitu, Pemkot Makassar tetap akan menerima 12 ribu honorer, sesuai penganggaran tahun 2022 mendatang.
Sebab kata Siswanta, tidak semua honorer yang telah terdaftar (punya SK) bisa lulus, ada standar kelulusan yang ditentukan oleh Wali Kota Makassar.
Pelaksanaan tes akan dilakukan di Stadion Barombong secara serentak.
“15 ribu semua dites di sana karena kapasitas stadion Barombong sampai 35 ribu, jadi tetap berjarak meskipun banyak,” pungkasnya. (rhm)

Exit mobile version