Site icon Berita Kota Makassar

Tunggu, Film Ati Raja akan Diputar Kembali

ANDA penggemar berat dan pecinta film Ati Raja? Mau menyaksikan kembali pemutaran film ini? Tunggu, keinginan Anda segera terjawab.

RENCANA memutar kembali film Ati Raja disampaikan langsung sang produser Arwan Tjahjadi ketika bertandang ke redaksi Berita Kota Makassar, Selasa (7/12). Arwan tak sendirian datang. Melainkan membawa serta tim produksi film ini. Ada pula Ketua Parfi Sulsel Dr Syahriar Tato, dan ketua Parfi Kota Makassar.
Ini merupakan kunjungan pertama setelah film Ati Raja berjaya di Anugerah Lembaga Sensor Film (LSF) 2021. Dalam ajang tersebut, Ati Raja yang diproduksi 786 Production berhasil menyabet juara untuk kategori Film 13 Tahun ke Atas.
”Berita Kota Makassar menjadi yang pertama kami kunjungi dengan membawa piala Anugerah LSF 2021 untuk film Ati Raja. Piala ini kami persembahkan dan dedikasikan untuk Makassar,” ujar Arwan.

Sebagai bentuk apresiasi dengan raihan juara ini, menurut Arwan, film Ati Raja kembali akan diputar untuk para penggemarnya dan masyarakat secara umum. ”Ini artinya film Ati Raja kembali hidup dengan adanya penghargaan dari LSF,” tandas Arwan.
Dalam ajang Anugerah LSF 2021, ada hampir 300-an film yang masuk untuk diseleksi. Khusus kategori film 13 tahun ke atas, sedikitnya ada 50-an judul. Salah satunya yang masuk nominasi adalah Habibie-Ainun.

Ketua Persatuan Artis Film Indonesia (Parfi) Sulsel Syahriar Tato, menyebut apa yang diraih film Ati Raja menjadi kebanggaan tersendiri bagi sineas Makassar. Karena telah mempersembahkan film terbaik menurut penilaian juri LSF. ”Ini adalah film kita semua. Layak ditonton oleh semua komunitas dan kalangan,” terangnya.
Arwan menyebut Ati Raja sebagai film lokal dengan reputasi nasional. Film ini kental dengan nuansa budaya. Berkisah tentang pembauran. Film yang mengangkat tentang nasionalisme. Sarat dengan seni budaya serta konten lokal. Bahkan, 30 persen dialog dalam film ini menggunakan bahasa daerah Makassar. Tapi penonton tetap bisa mengerti karena disertai dengan teks berbahasa Indonesia.
Ditanya tentang proyek film yang kembali akan digarap, Arwan mengaku sudah berbincang dengan Wali Kota Makassar Moh Ramdhan Pomanto. ”Pak Wali sampaikan bahwa ada banyak tokoh Sulsel sebelum zaman revolusi. Kita diminta untuk mengangkat kembali kekuatan lokal dan kejayaan Makassar tempo dulu,” ungkap Arwan. (*/rus)

Exit mobile version