MAKALE, BKM.COM–Bupati Tana Toraja, Theofilus Allorerung, Selasa (14/12) melantik 48 Kepala Lembang (Keplem) yang terpilih, Senin (1/11) lalu, di gedung Tammuan Makale, Makale.
Hadir Ketua DPRD, Welem Sambolangi, Dandim 1414 Letkol Inf Amril Hairuman Tehulepasury, Kapolres AKBP Sarly Sollu, Kejari Erianto Laso Paundanan, Ketua Pengadilan Rustam SH, dan undangan lainnya.
Bupati Theo Allorerung katakan, pasca dilantik stempel sudah berlaku, namun tugas mendesak Keplem baru mengevaluasi perkembangan vaksin Covid-19 diwilayah tugas saudara.
Terima kasih kepada masyarakat sebab Desa Wisata Kolesawangan Tana Toraja berhasil keluar juara nasional terbaik ke-5 kategori suvenir, pada Anugrah Desa Wisata Indonesia (ADWI) 2021 Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) di Ciputra Artpreneur Theater Kuningan, Jakarta.
Itu terwujud tidak lain dari hasil kerja keras warga dan masyarakat Tana Toraja, hanyalah dengan mengandalkan pariwisata ekonomi masyarakat didaerah ini cepat bangkit ditengah pemulihan ekonomi.
Karena itu lembang yang baru dilantik tidak boleh ketinggalan terus berkarya dan berinovaai kembangkan obyek wisata diwilayahnya, seperti hutan pinus di Buntu Datu sudah mampu berkontribusi PAD hingga Rp 10 juta, ujar Theo.
Ucapan yang sama kepada Forkopinda telah berakselerasi pembangunan di Tana Toraja atas atensinya, utamanya peran mengamankan Pilkalem boleh berjalan dengan baik dan aman.
Persoalan kalah dan menang itu hal biasa dan boleh berbagi pengalaman dengan saya soal kalah dan menang sebab sudah banyak saya alami.
Pasalnya pemilihan adalah merupakan satu identitas dan satu ciri khas kita bangsa indonesia yang menjunjung tinggi kehidupan demokrasi. Karena itu suasana pemilihan yang terjadi adalah win-win solution.
Tidak ada kalah dan menang tetapi yang menang adalah rakyat.
Dengan demikian tugas utama para kepala Lembang adalah mengurusi kesejahteraan masyarakatnya menatap masa depan yang lebih baik melangkahkan kaki tahun 2022
(agus).

