SIDRAP, BKM — Kapolres AKBP Ponco Indriyo mewajibkan kepada seluruh personel untuk melakukan edukasi kepada warga tentang pentingnya mengikuti program vaksinasi. Hal ini dilakukan guna memasifkan kegiatan percepatan vaksinasi.
Menurut Kapolres Sidrap melalui Wakapolres Sidrap Kompol H. Muhtar di Loby Mapolres Sidrap, Senin (13/12) memerintahkan kepada jajarannya, untuk segera melakukan langkah agar target vaksinasi di Kabupaten Sidrap segera tercapai. Salah satunya dengan melaksanakan koordinasi dengan pemerintah daerah dan perangkat desa yang warganya masih banyak yang belum mengikuti vaksinasi.
“Saya perintahkan kepada para pejabat di Polres Sidrap, untuk melakukan langkah – langkah guna percepat pencapaian target vaksinasi,” ujar Wakapolres saat ambil saat apel.
Sesuai data yang di himpun, Kabupaten Sidrap masih terdapat kecamatan yang warganya masih banyak yang belum mengikuti vaksinasi. Sehingga perlu di lakukan langkah – langkah bersama untuk menyadarkan warga, agar dapat segera mengikuti vaksinasi.
“Saat ini vaksinasi Covid – 19 di Kabupaten Sidrap baru tercapai 53 persen dari target 70 persen, Sehingga sisa 17 persen tersebut di harapkan bisa selesai pada akhir bulan Desember nanti,” ungkap Wakapolres.
Selain itu dengan munculnya varian baru Covid – 19 jenis omicron, masyarakat di himbau untuk lebih meningkatkan kewaspadaan, dan membentengi diri dengan mengikuti vaksinasi dan disiplin menerapkan prokes.
“Kami harap seluruh masyarakat berperan aktif dalam upaya pemerintah menekan penyebaran Covid – 19 ini, selain menjalankan protokol kesehatan dengan baik laksanakan juga vaksinasi Covid – 19,” ujarnya.
Pihaknya mengajak semua masyarakat yang belum vaksin untuk mengikuti program vaksinasi Covid – 19. Menurutnya, vaksin Covid – 19 sangat dibutuhkan untuk mendorong terbentuknya kekebalan komunal. Sehingga apabila ketika terinfeksi pun, penderita akan mengalami gejala lebih ringan, di bandingkan jika tidak di Vaksin.
“Seluruh vaksin yang di pakai di Indonesia adalah yang terbaik, dan sudah terbukti aman. Selain itu juga halal karena sudah mendapat rekomendasi dari Majelis Ulama Indonesia (MUI), jadi masyarakat jangan ragu untuk ikut vaksin,” tandasnya. (ady/C)

