PANGKEP, BKM — Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pangkep kerjasama Majelis Daerah Korps Alumnis Himpinan Mahasiswa Islam (MD KAHMI), menggelar bakti sosial (Baksos) operasi bibir sumbing dan lelangit. Operasi Baksos operasi bibir sumbing dan lelangit oleh MD KAHMI dipusatkan di Rumah Sakit Batara Siang (RSBS) Pangkep, Sabtu (11/12).
Ketua MD KAHMI Pangkep, Syahban Sammana, menyampaikan, untuk operasi bibir sumbing dan lelangit ini diikuti sembilan orang pasien. Satu dari sembilan itu, berasal dari wilayah Kepulauan Pangkep.
Ditambahkan wakil bupati Pangkep itu, seluruh biaya dan kebutuhan pasien ditanggung Pemkab Pangkep dan MD KAHMI. Pelaksanaan baksos operasi bibir sumbing dan lelangit dipantau langsung Bupati Pangkep, Muhammad Yusran Lalogau (MYL).
Bupati MYL menyampaikan apresiasi kepada MD KAHMI dan tim dokter yang memilih Pangkep untuk pelaksnaan baksos ini. Ditambahkan, operasi ini tentu sangat membantu masyarakat Pangkep. Selain giat ini, mantan ketua DPRD Pangkep itu juga berharap ada kegiatan lain yang digelar.
”Pemkab Pangkep menyampaikan terimakasih dan apresiasi kepada KAHMI atas terselenggaranya giat ini. Semoga ada lagi kegiatan lain yang digelar. Pemkab Pangkep terbuka bagi organisasi manapun untuk kita bersinergi dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat,” tambahnya.
Kehadiran Bupati MYL di RSBS turut didampingi Kepala Dinas Kesehatan Pangkep, Herlina, Kepala Dinas Sosial, Hj Najemiah, dan Direktur RSBS, Annas Ahmad. Keluarga pasien pun mendapat bantuan bahan makanan yang diserahkan dinas sosial.
Direktur Utama Rumah Sakit Gigi dan Mulut (RSGM) Unhas, ATajrin, mewakili tim operasi bibir sumbing ini menyampaikan, Baksos ini bekerja sama Pemkab Pangkep, Yayasan Celebes Club Center, persatuan ahli bedah mulut cabang Sulsel, FKG, dan KAHMI.
Operasi bibir sumbing ini, rangkaian dari baksos di pulau Sabutung yang diprakarsai MD KAHMI Pangkep dan MD KAHMI Makassar. Lanjutnya, dari awal ada 12 pasien yang mendaftar. Namun, setelah dilakukan pemeriksaan hanya sembilan yang bisa untuk operasi.
”Memang, untuk operasi bibir sumbing ini kita harus lakukan screening yang betul-betul aman untuk pasien,” ucapnya.
Ia menyampaikan, operasi ini berjalan lancar berkat dukungan Pemkab Pangkep, MD KAHMI, RS Batara Siang, PT Semen Tonasa. ”Ini yang harus dicontoh oleh daerah lain. Sehingga kolaborasi untuk bermanfaat kepada masyarakat bisa terjadi,” tambahnya.
Dalam operasi ini, melibatkan enam orang spesialis bedah mulut, dua orang spesialis anastesi dari Makassar dan RSBS, penata anastesi dari Makassar dan RS serta tim medis RSBS. Direktur RSBS, Annas Ahmad, mengatakan, dalam giat operasi ini RSBS bukan hanya mendukung dalam segi sarana dan prasarana, tetapi dokter dan tenaga medis juga terlibat langsung.
”Jadi, dalam operasi bibir sumbing ini kita berkolaborasi. Alhamdulillah, berjalan sukses. Kita upayakan akan melaksanakan operasi tahap dua untuk mengakomodir mereka yang belum dioperasi,” katanya. (udi/c)
