Site icon Berita Kota Makassar

Tiga Profesor Bersaing Jadi Rektor Unhas

MAKASSAR, BKM — Tiga orang guru besar bergelar profesor kini bersaing untuk menjadi rektor Unhas periode 2022-2026. Mereka adalah Dekan Fakultas Kedokteran Unhas Prof dr Budu, SpM(K), MMedEd,PhD, Direktur Pascasarjana Unhas Prof Dr Ir Jamaluddin Jompa,MSc, dan Dekan Fakultas Hukum Unhas Prof Dr Farida Patittingi,SH,MHum.
Ketiganya dinyatakan lolos tiga besar dalam penyaringan bakal calon rektor Unhas. Senat akademik Unhas menggelar sidang paripurna dalam rangka penyaringan bakal calon rektor, yang berlangsung secara luring terbatas di Baruga AP Petta Rani Kampus Unhas Tamalanrea, Selasa (14/11).
Rapat berisi dua agenda utama, yaitu pemaparan visi dan misi bakal calon rektor di hadapan anggota senat akademik dan panelis. Dilanjutkan dengan pemungutan suara oleh anggota senat akademik untuk memilih tiga orang calon rektor Unhas.

Rapat paripurna dibuka oleh Ketua Senat Akademik Unhas Prof Dr Dadang S Achmad. Dalam sambutannya, ia menjelaskan bahwa penyaringan oleh senat akademik merupakan bagian dari proses pemilihan rektor Unhas, sebagaimana ditetapkan dalam Peraturan Majelis Wali Amanat tentang Pemilihan Rektor Unhas Periode 2022-2026.

Ketua Panitia Penyaringan Bakal Calon Rektor Unhas Prof Dr dr Nurpudji Astuti Daud,MPH, SpGK(K), mengatakan bahwa panitia telah melakukan serangkaian tahapan untuk menyaring bakal calon rektor Unhas.

“Tahapan hari ini merupakan kegiatan puncak, yang akan menghasilkan tiga orang calon rektor Unhas Periode 2022-2026 untuk diserahkan kepada Majelis Wali Amanat,” kata Prof Puji.

Kegiatan diawali dengan pemaparan visi dan misi oleh para bakal calon. Hadir sebagai panelis yang membedah visi misi adalah Prof Dr Satrio Soemantri Brodjonegoro (Ketua Akademi Ilmu Pengetahuan Indonesia/AIPI yang juga dosen Institut Teknologi Bandung), Prof Deddy T Tikson,MSc, PhD (Guru Besar Administrasi Publik FISIP Unhas), dan Dr Rahman Roestan,SSi, Apt.MBA (Board of Director PT. Bio Farma).

Masing-masing bakal calon menyampaikan visi dan misi, diikuti dengan penajaman oleh para penelis. Setelah itu, dilanjutkan dengan prose pemilihan oleh anggota senat akademik.

Sebanyak 82 anggota senat akademik memberikan suara.
Hasil pemilihan berdasarkan nomor urut bakal calon rektor, masing-masing Prof Dr Farida Patittingi, SH,MHum memperoleh 11 suara, Prof Dr Indriyanti Sudirman,SE,MSi mendapat dua suara, Prof Dr Armin Arsyad,MSi memperoleh satu suara, dan Prof Ir Sumbangan Baja,MPhil,PhD sembilan suara. Prof Dr Ir Muhammad Restu,MP mendapat satu suara, Prof dr Abdul Kadir,PhD,SpTHT(K), MARS tujuh suara, Prof dr Budu,PhD,SpM(K),MMedEd memperoleh 29 suara, dan Prof Dr Ir Jamaluddin Jompa,MSc memperoleh 21 suara. Satu suara dinyatakan batal.
Menurut rencana, Senat Akademik akan menyerahkan secara resmi tiga nama calon rektor kepada kepada Majelis Wali Amanat pada tanggal 17 Desember 2021. Selanjutnya, MWA akan melanjutkan proses pemilihan rektor Unhas.

Berdasarkan jadwal yang disiapkan oleh Panitia Pemilihan Rektor (P2R) Unhas, pemilihan oleh MWA akan dilaksanakan 27 Januari 2022. Selanjutnya, pelantikan rektor Unhas terpilih direncanakan berlangsung pada 28 April 2022.
19 MWA terdiri dari enam orang yang memiliki jabatan. Seperti Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi (Kemenristek Dikti) yang memiliki 35 persen suara, ketua IKA Unhas, gubernur, ketua senat, rektor Unhas dan ketua BEM Unhas. Sedangkan tiga MWA merupakan tokoh masyarakat, 10 perwakilan dosen, serta dua dua perwakilan pegawai. ”Tapi nanti dua hak suara, yaitu rektor dan ketua senat tidak akan memilih lagi, karena pertimbangan dari statuta,” terang Prof Nurpudji. (ita)

Exit mobile version