MAKASSAR, BKM — Panitia Seleksi (Pansel) lelang jabatan akhirnya mengumumkan nama-nama yang lolos tiga besar sesuai nilai skoring yang diperoleh. Dari hasil tersebut, pejabat Pemprov Sulsel yang mendaftar, gagal masuk ke pemkot.
Pengumuman itu disampaikan di Ruang Sipakalebbi Lantai II Kantor Balai Kota Makassar, Rabu (15/12) setelah diserahkan ke Wali Kota Makassar Mohammad Ramdhan Pomanto sebagai pemegang hak prerogatif pejabat yang akan dipilih nantinya.
Ketua Pansel Prof Aminuddin Ilmar menjelaskan, pihaknya sudah merampungkan seluruh tahapan seleksi. Mulai dari seleksi berkas, rekam jejak, penulisan makalah dan presentase, wawancara, hingga uji asesmen. Prof Ilmar menilai, dari beberapa tahapan seleksi yang dilakukan, uji asesmen dan rekam jejak dianggap paling obyektif.
“Pansel serahkan daftar nama tiga besar setelah melalui tahapan dengan hasil yang cukup memuaskan. Masing-masing pansel telah memberikan nilai hingga akhirnya keluarlah nama dengan capaian nilai yang di atas rata-rata dibanding peserta lainnya,” ungkap Prof Ilmar.
Selanjutnya, kata Prof Ilmar, menyerahkan keputusan sepenuhnya kepada wali kota untuk menentukan siapa yang akan dipilih menjadi kepala OPD dari tiga nama yang diusulkan untuk setiap jabatan dilelang.
Wali Kota Makassar Moh Ramdhan Pomanto yang menyaksikan pembacaan nama tiga besar lelang jabatan tersebut, mengatakan memberikan ruang kepada pansel untuk melihat kemampuan para peserta. “Untuk penilaian di lelang jabatan ini saya serahkan ke bagian pansel. Mereka yang lebih paham dan bisa menentukan siapa yang tepat untuk masuk dalam jabatan strategis yang akan diisi. Namun untuk tiga besar siapa yang terbaik nanti akan saya umumkan sendiri,” terang Danny.
Sesuai prediksi berbagai pihak, ada beberapa nama yang dinilai cukup dekat dengan wali kota berhasil masuk ke tiga besar. Di antaranya Firman Hamid Pagarra yang saat ini menjabat sebagai Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Makassar. Nama Firman tercatat tiga besar untuk jabatan kepala Bapenda dan kepala Dinas Penanaman Modal dan PTSP.
Selain itu, ada juga nama Helmy Budiman yang saat ini menjabat sebagai Plt Kepala Bappeda. Namanya masuk tiga besar untuk jabatan kepala Bappeda dan kepala Dinas Pariwisata. Sementara Moh Roem yang saat ini menjabat sebagai Plt Kadis Pariwisata, masuk tiga besar untuk posisi kepala Dinas Pariwisata dan kepala Bapenda.
Sementara itu, nama Sultan Rakib yang sebelumnya digadang-gadang sebagai calon kuat Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika, tidak masuk dalam daftar tiga besar. Sultan saat ini adalah pejabat eselon III di Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Pemptov Sulsel. Dia sebelumnya adalah Kabag Humas Pemkab Sidrap di era Rusdi Masse sebagai bupati.
Begitu pula dengan nama Abd Azis Bennu. Pejabat di Dinas Perhubungan Sulsel itu tidak masuk dalam tiga besar. Termasuk pejabat dari kementerian yang sebelumnya mendaftar, juga tidak lolos. (rhm)
