MAKASSAR, BKM–Partai Golkar Sulsel memasang target agar kader sudah bisa mencapai 2 juta orang.
Wakil Ketua Bidang Kaderisasi dan Keanggotaan DPD I Partai Golkar Sulsel Abbas Hady mengaku optimistis jika target 2 juta KTA akan dicapai.
Abbas Hady menuturkan jika sebenarnya target yang ditetapkan Golkar Sulsel sebanyak 90 ribuan. Namun, di saat terakhir nanti ia dan bersama pengurus akan mendekati angka 2 jutaan.
“Target yang ditetapkan kita itu, sebetulnya 90 ribu untuk keanggotaan yang baru. kami (DPD I) menargetkan itu sampai pada saat terakhir nanti sekitar 2 jutaan lebih yang harus kita kejar,” kata Abbas Hadi, Rabu (15/12).
Ia sangat optimis mendekati angka 2 jutaan KTA baru nanti, sebab dirinya melihat para kader Golkar baik dari DPD I maupun II sama-sama memiliki semangat dan etos kerja yang sangat keras untuk sesegera mungkin menyelesaikan rekrutmen keanggotaan baru.
“Saya kira dengan semangat dan etos pengabdian dari semua teman-teman di DPD II, saya optimis bisa kita dekati itu (2 juta KTA baru).
Mantan Plt Ketua Golkar Kabupaten Gowa ini juga sangat mengapresiasi kinerja Golkar Sulsel yang hampir merampungkan KTA yang baru.
“Alhamdulillah DPP juga mengapresiasi progres yang dicapai masing-masing DPD I terlebih DPD Sulsel. Kita berharap bahwa kedepan progresivitasnya itu semakin bagus karena DPD II sampai hari ini masih kerja terus,” pungkasnya.
Rapat virtual yang dipimpin Ketua Umum DPP Golkar Airlangga Hartarto, didampingi Sekjen Lodewijk Freidrich Paulus.
Golkar Sulsel juga akan melakukan Reshufle karena sejumlah pengurus tercatat rangkap jabatan di DPD II.
“Tidak boleh ada rangkap jabatan pengurus DPD I Partai Golkar provinsi dan DPD II Partai Golkar Kabupaten Kota. Yang jadi pengurus di kabupaten kota akan diganti,”ujar Sekretaris Golkar Sulsel Andi Marzuki Wadeng.
Sejak Golkar Sulsel dipimpin Taufan Pawe (TP) ada sejumlah pengurus yang terpilih sebagai ketua maupun pengurus di DPD II.
Mereka mulai Ambas Syam di Kabupaten Gowa, Zulkarnaen Arief di Takalar, Nirwan Arifuddin di Bulukumba, Rahmat Masri Bandaso di Palopo, serta Baso Rahmanuddin di Wajo.
Juga Muhammad Irianto Ahmad jadi Sekretaris Golkar Makasssar, Lukman B Kady ketua Harian Golkar Gowa, Ziaur Rahman Mustari sekretaris Golkar Takalar, Syamsuddin Lagu bendahara Golkar Takalar, serta Ikram Iskandar di Golkar Jeneponto.
“Kita evaluasi, dalam pemerintahan saja ada namanya evaluasi kinerja. Kita punya ekspektasi kalau tidak tercapai apalagi sudah tanda tangan pakta Integritas, capaian tidak sesuai harapan tentu kita evaluasi. Itu jadi dasar, itu nanti ruang digunakan untuk revitalisasi,” kata TP yang juga Wali Kota Parepare dua periode ini. (rif)

