MAKASSAR, BKM–Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Makassar menggelar sekolah pintar bagi pemilih pemuda di Kantor KPU Kota Makassar, Rabu (15/12).
Sekolah pintar yang digelar KPu bekerjasama dengan mahasiswa KKP Fisip Universitas Muhammadiyah Makassar beserta mahasiswa Magang Fakultas Hukum UMI.
Ketua KPU Makassar M Faridl Wajdi menyampaikan apresiasi atas kolaborasi yang baik antara mahasiswa KKP Fisip Unismuh Makassar dan mahasiswa magang Fakultas Hukum UMI. Faridl juga menyampaikan terimakasihnya kepada seluruh peserta yang hadir di kantor KPU sehingga dapat memperkaya khasanah kelimuan tentang pemilu di Indonesia.
Kepala Sekolah SMK Negeri 1 Makassar dalam hal ini Kepala Tata Usaha Basir, juga menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada panitia dan KPU Makassar
Sementara narasumber yakni Wakil Dekan 1 Fisip Unismuh Makassar Dr Andi Luhur Prianto menyampaikan bahwa untuk tercapainya kualitas demokrasi dan pemilu yang baik harus dimulai dengan pemilih pemula yang kritis dan cerdas dalam menentukan pilihan politiknya.
Adapun akademisi Fakultas Hukum UMI Dr Muhammad Arif, menjelaskan mengenai peran pemilih dalam pemilu Indonesia yang disebut sebagai the most complex selection in the world. Pada kesempatan ini pula dijelaskan mengenai pentingnya menjadi pemilih yang cerdas dalam menentukan atau menggunakan hak demokratisnya.
Sedangkan komisioner KPU Makassar Endang Sari mengulas secara dalam sejarah panjang pemilu di Indonesia. Menurut Endang, pemilih pemula mempunyai peran yang sangat urgen dalam partisipasi dan terlaksananya pemilu. (rif)
