Site icon Berita Kota Makassar

Tak Ada Pesta Pergantian Tahun

MAKASSAR, BKM — Pemerintah Kota Makassar bersama unsur Muspida menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) terkait pengamanan natal dan tahun baru 2022.

Rakor digelar di Ruang Sipakatau, Kantor Wali Kota Makassar, Jalan Ahmad Yani. Selain Wali Kota Makassar Mohammad Ramdhan Pomanto, hadir pula Kapolresta Makassar Kombes Pol Witnu Urip Laksana, dan Dandim 1408/BS Makassar Kolonel Kav Dwi Irbaya Sandra, Kepala Kejaksaan Negeri Makassar, Andi Sundari.
Kapolrestabes Makassar, Kombes Pol Witnu Urip Laksana, menerangkan, ada beberapa persoalan yang dibahas. Salah satunya terkait rekayasa dan penutupan arus lalu lintas di sejumlah jalan pada saat malam tahun baru.
Dikatakan, sejumlah jalan menuju tempat-tempat strategis bakal disekat atau ditutup. Diantaranya seperti Jalan Metro Tanjung Bunga menuju kawasan center point of Indonesia (CoI), Jalan Penghibur dan Pasar Ikan sampai ke Benteng Rotterdam, perempatan Jalan AP Petta Rani-Sultan Alauddin, dan beberapa jalan protokol lainnya.
“Tujuan untuk mencegah masyarakat datang kemudian berkerumun di titik-titik rawan di Kota Makassar. Beberapa strong poin yang sudah kita petakan, diantaranya, CoI, sepanjang jalan di Tanjung Bunga masuk ke CoI, kemudian ke Penghibur sampai ke Benteng Rotterdam, ini akan kita lakukan rekayasa sehingga tidak ada masyarakat yang datang ke sana. Demikian juga beberapa penggal jalan yang kita rekayasa misalnya di pertigaan Alauddin Pettarani, pusat pusat kota, kita akan lakukan rekayasa,” ungkap Witnu.
Dalam waktu dekat, juga pihaknya juga masih akan menggelar rapat koordinasi untuk membicarakan personel aparat keamanan yang akan diturunkan saat Natal dan Tahun Baru.
Dia mengestimasi, aparat yang akan diterjunkan sebanyak 1200 petugas. Di dalamnya sudah termasuk unsur TNI/Polri, Satpol PP, BPBD, hingga petugas dari Dinas Pemadam Kebakaran Kota Makassar.
“Kita akan terjunkan anggota untuk berjaga di lokasi atau tempat yang banyak dikunjungi saat malam pergantian tahun. Kalau ada yang ke tempat-tempat yang ditutup, kita akan bubarkan,” tegasnya, Rabu (15/12).

Selanjutnya, tambah Witnu, koordinasi intens akan terus dilakukan hingga ke unsur Tripika, camat, kapolsek, danramil.
“Saya ingin kita satu pandangan, tripika, camat, danramil, kapolres, lurah, babinkamtibmas dan Babinsa, semua satu pandangan,” ungkapnya.
Dia juga menekankan, masyarakat dilarang untuk berpesta merayakan malam pergantian tahun secara bergerombol atau berkerumun.
Tidak boleh ada konvoi dan pesta kembang api. Termasuk akan dilakukan razia petasan.
“Kita akan lakukan Operasi Cipta Kondisi untuk gangguan Kamtibmas. Kita eliminir penyakit gangguan masyarakat termasuk petasan akan kita operasi nanti. Kita akan tindak sesuai undang-undang yang berlaku,” tegasnya
Sementara itu, Wali Kota Makassar Mohammad Ramdhan Pomanto, mengimbau agar masyarakat merayakan malam pergantian tahun di rumah saja bersama keluarga.
Dia mengaku tidak mau kebobolan sehingga kasus covid-19 kembali mengalami peningkatan karena adanya kerumunan orang saat merayakan malam pergantian tahun.
“Kesimpulannya tidak ada perayaan tahun baru di Kota Makassar. Kita imbau warga rayakan pergantian tahun di rumah masing-masing. Kita tidak mau lengah, tidak mau kebobolan soal kerumunan. Pengalaman dari tahun lalu,” tandasnya.

Kegiatan atau acara perayaan tahun baru 2022 yang berpotensi dapat menimbulkan kerumunan masyarakat tidak diperbolehkan berlangsung utamanya di wilayah Kecamatan Manggala. Seluruh lurah telah diwanti-wanti agar menjaga ketertiban dan kondusifitas di wilayah masing-masing menjelang dan saat perayaan tahun baru.
Camat Manggala, Andi Fadli mengatakan, lurah harus bisa menjaga ketertiban dan kondusiftas wilayahnya. Instruksi agar tidak membuat acara perayaan di malam tahun baru harus bisa tersampaikan dengan baik kepada masyarakat.
“Perayaan tahun baru kali ini di Kota Makassar utamanya di Kecamatan Manggala tidak ada. Cukup di rumah masing-masing saja. Tentu ini demi menjaga kondisi dan mencegah terjadinya kerumunan,” ucap Andi Fadli di Aula Kantor Kecamatan Manggala, Jalan Bitoa Raya Kelurahan Manggala. (rhm-arf)

Exit mobile version