MAKASSAR, BKM — Sejumlah guru di Makassar yang terangkat sebagai ASN tahun 2015, hingga saat ini belum dilantik sebagai fungsional. Tercatat baru ada enam yang difungsionalkan dari 200-an lebih guru yang terangkat di tahun itu.
Mereka masih menunggu kepastian kapan difungsionalkan. Sebab hampir tiap tahun mengajukan berkas ke Dinas Pendidikan (Disdik), namun hingga saat ini tidak ada perkembangan berarti. Informasi yang diterima oleh para guru, hal itu disebabkan karena belum adanya waktu wali kota untuk melantik.
Wali Kota Makassar Mohammad Ramdhan Pomanto yang dikonfirmasi, Kamis (16/12) membenarkan adanya persoalan tersebut. “Itu benar sekali. Pokoknya di pendidikan (Disdik), ini yang paling hancur. Saya akan perbaiki,” tegas Danny.
Dia meminta seluruh guru yang merasakan persoalan tersebut untuk bersabar sambil dicarikan solusinya. Danny berjanji akan membenahi terlebih dahulu internal Disdik. Termasuk melakukan resetting di sana. Mulai dari kepala dinasnya, bidang, hingga seksi.
Selain itu, hampir semua pejabat eselon IV di seluruh OPD, termasuk Disdik akan dialihkan menjadi pejabat fungsional. Jadi persoalan di institusi tersebut akan diselesaikan secara bertahap.
Dihubungi terpisah, Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pendidikan Kota Makassar Nielma Palamba mengaku persoalan ini sudah pernah disampaikan ke wali kota. Juga telah dikomunikasikan ke BKD.
Namun dia juga merasa heran kenapa hingga saat ini belum diselesaikan. Bahkan persoalan ini juga sudah pernah dikonsultasikan ke BKN tapi hingga saat ini tidak ada kejelasan terkait penyelesaian.
“Saya harus cari data dulu. Jangan sampai saya kasih komentar baru saya salah. Tapi memang pernah konsultasi persoalan ini. Sudah ke BKN, jawaban BKN juga tidak jelas. Kayaknya sudah pernah kalau tidak salah menghadap ke Pak Wali ini mereka. Saya dampingi. Sudah dikomunikasikan juga ke BKD. Tapi itu kok kasusnya sudah lama sekali yah,” tandasnya. (rhm)
