BAGI masyarakat Sulawesi Selatan, uang panai alias mahar menjadi salah satu syarat untuk membangun mahligai rumah tangga. Tingginya nilai yang mesti disiapkan oleh pihak laki-laki terkadang menyebabkan rencana sebuah rencana pernikahan batal diwujudkan. Lalu bagaimana tanggapan Andi Nurfasca Batari Bintang, seorang mahasiswi yang juga model, penari, serta pemain film?
WANITA cantik yang akrab disapa Aca itu hadir dalam siniar (podcast) untuk kanal Youtube Berita Kota Makassar, Rabu (15/12). Ia berkisah tentang mula karirnya di dunia seni dan entertain.
”Awalnya saya menari waktu duduk di bangku SMP. Ketika SMA terpilih jadi duta wisata. Menarinya bukan hanya di Makassar, tapi juga di Rusia dan Belanda,” tutur cewek kelahiran Ujung Pandang, 25 Maret 1995 ini.
Sebagai Duta Wisata Makassar 2010, Aca pernah mengikuti Visit Sulsel di Moskow, Rusia dalam rangka memperkenalkan budaya Indonesia, khususnya Makassar sebagai model dan penari. Selanjutnya, 2011 Visit Sulsel di Malaysia dan juga Rusia untuk tujuan yang sama. Termasuk di tahun 2021, terlibat dalam Visit Sulsel ke Pulau Kalimantan dan Bali.
”Untuk yang undangan kedua ke Rusia, saya jadi model untuk fashion show di sana. Memperkenalkan kain sutera asal Sulsel,” ujarnya.
Selepas SMA di tahun 2016, mahasiswa Universitas Negeri Makassar (UNM) ini mengembangkan sayap lebih lebar lagi di dunia hiburan. Kali ini bermain lakon ia jajal.
”Untuk main film, saya kan mesti ikut casting dulu. Tapi tidak langsung jadi. Satu tahun kemudian baru disetujui untuk main film,” ungkapnya.
Namamu Kata Pertamu menjadi film pertama Aca. Dalam film nasional ini ia beradu akting dengan aktor Adipati Dolken. Dari situ tawaran untuk main film terus berdatangan. Aca pernah terlibat bermain di film Silariang tahun 2017, serta Maipa Deapati di tahun 2018.
Terakhir, Aca mendapat pertan utama dalam film Mapacci. Proses syutingnya sudah dilakukan pada tahun 2019. Namun karena pandemi, film ini rencana tayang di bulan Maret 2022 mendatang.
Ditanya tentang alasannya terjun di dunia akting, Aca mengaku bukan karena dirinya merasa cantik. Melainkan karena itulah dirinya. ”This is me,” serunya.
Memiliki paras yang cantik, ternyata Aca mengaku saat ini tidak memiliki pacar. Perbicangan cukup seru ketika Aca ditanya alasannya belum punya kekasih.
”Saya ini cari orang yang bisa membuat saya suka ke dia. Bukan pede ya. Karena terus terang saya cepat ilfil. Apalagi kalau terlalu cepat menampakkan kalau dia suka sama saya. Sementara yang coba dekati saya selama ini, biasanya langsung to the point. Mengungkap apa saja tentang dirinya. Lalu apa lagi yang mesti saya cari tahu tentang dia. Cukup kenalan saja dulu. Nanti belakangan baru ditahu siapa dia,” tandasnya.
Menurut Aca, ia tidak sekadar mencari laki-laki yang ganteng dengan finansial menjanjikan. Yang terpenting baginya, sama-sama bisa nyaman dan nyambung, serta seia sekata. ”Walau hidupnya sederhana, kalau saya suka dan nyaman, tidak ada masalah,” ujarnya.
Ditanya tentang uang panai, dia juga tak mempermasalahkan. ”Munafik juga sih kalau saya tidak mau tinggi (uang panai). Tapi itu pasti turun kalau kita sama-sama mau dengan pasangan,” imbuhnya. (*/rus)
