BULUKUMBA, BKM — Pemkab Bulukumba melaksanakan uji kompetensi (job fit) kepada pejabat lingkup Pemkab Bulukumba untuk menduduki jabatan eselon II.b sesuai kelembagaan baru yang akan berlaku Januari 2022.
Sebanyak 28 orang pejabat mengikuti tes tertulis dan tes wawancara oleh Panitia seleksi yang berlangsung selama dua hari di Kantor Bappeda Bulukumba, Sabtu- Minggu (18-19/12).
Sekkab Bulukumba Ali Saleng menyampaikan pelaksanaan uji kompetensi dalam rangka mutasi dan rotasi bertujuan untuk mendapatkan ASN yang memenuhi persyaratan sesuai standar kompentesi yaitu aspek manajerial, teknis, dan sosio kultural.
Job Fit dimaksudkan untuk mendapatkan kesesuaian antara kompetensi dan kinerja yang telah dilakukan selama menjabat sebagai pimpinan tinggi pratama serta dalam rangka pemenuhan kebutuhan organisasi sesuai Perda Kabupaten Bulukumba Nomor 1 Tahun 2021 tentang perubahan kedua atas Perda Nomor 14 Tahun 2016 tentang pembentukan dan susunan perangkat daerah.
Bupati dan Wabup kata Ali, hasil dari job fit diharapkan mendapatkan pejabat yang mampu melaksanakan tugas pemerintahan guna pencapaian target pembangunan yang telah direncanakan sebagaimana tertuang dalam RPJMD.
Untuk melaksanakan visi-misi Pemkab saat ini, Bupati Muchtar membutuhkan dukungan pejabat yang memiliki kompetensi dan mampu melakukan akselerasi pelaksanaan program kegiatan sesuai visi misi.
“Bupati Bulukumba menyerahkan sepenuhnya proses dan hasilnya kepada Pansel yang akan bekerja secara professional sesuai tanggungjawab dan kewenangan yang diberikan,” terang Ali saat membuka pelaksanaan uji kompetensi.
Salah seorang pejabat yang mengikuti job fit, Kadis Kominfo HM Daud Kahal mengemukakan pengalaman mengikuti uji kompetensi. Sebelum mengikuti job fit, terlebih dahulu membuat makalah yang memetakan potensi apa yang akan dikembangkan pada OPD yang dituju atau diminati, termasuk capaian apa yang harapkan jika menduduki atau memimpin OPD tersebut.
Pemetaan potensi yang dimaksud, lanjutnya harus sesuai dengan Visi Misi Bupati dan Wakil Bupati Bulukumba, sehingga hal ini menjadi acuan dan pertimbangan panitia seleksi dalam memberikan penilaian.
“Kita peserta diberikan dua pilihan OPD mana yang diminati untuk dijabat,” terang Daud.
Hasil uji kompetensi oleh panitia seleksi ditetapkan pada 22 Desember untuk selanjutnya disampaikan ke Bupati Bulukumba selaku pejabat pembina kepegawaian. (min/C)

