Site icon Berita Kota Makassar

Rp8 Miliar Bantuan Darurat Bencana untuk Selayar

MAKASSAR, BKM — Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Sulawesi Selatan Andi Sudirman Sulaiman mengunjungi lokasi terdampak gempa di Kabupaten Kepulauan Selayar, Minggu (19/12). Ia bersama Kapolda Sulsel Irjen Pol Nana Sudjana, serta Pangdam XIV/Hasanuddin Mayjen TNI Mochamad Syafei Kasno.

Setibanya di Bandara Aroeppala dengan menggunakan helikopter milik TNI AU yang ditumpanginya menuju Bandara Aroeppala Selayar, turut ikut bersama rombongan Bupati Selayar Muhammad Basli Ali dan Plt Deputi Bidang Penanganan Darurat BNPB Jarwansah. Mereka kemudian menuju lokasi yang terdampak gempa.

Dalam kunjungan ini, Andi Sudirman bertemu dan berbincang bersama masyarakat yang terdampak gempa beberapa waktu lalu. Ia membawa bantuan kedaruratan yang diperuntukkan bagi korban.
“Alhamdulillah, kita tiba di Selayar dalam keadaan diguyur hujan. Semoga perjalanan kita menuju ke lokasi terdampak, lancar dan bisa bertemu dengan masyarakat di sana,” kata Andi Sudirman.
Diketahui, akibat gempa magnitudo 7,4 yang terjadi di Larantuka, Nusa Tenggara Timur (NTT), membawa dampak besar di wilayah Kabupaten Kepulauan Selayar. Ratusan rumah rusak. Termasuk rumah ibadah, sekolah dan infrastruktur lainnya. Ada empat kecamatan yang terdampak, yakni Takabonerate, Pasilambena, Pasimarannu, dan Passimasunggu.
Dalam kunjungannya, Andi Sudirman menyerahkan bantuan keuangan tahun anggaran 2021 ini untuk Pemerintah Kabupaten Kepulauan Selayar senilai Rp8 miliar. Dana tersebut diperuntukkan bagi penanganan kedaruratan bencana yang melanda daerah ini.
“Alhamdulillah, kami sudah cairkan bantuan keuangan senilai Rp8 miliar untuk penanganan kedaruratan bencana gempa yang berdampak di Kabupaten Selayar,” ujarnya, Sabtu (18/12).
Ia pun berharap, bantuan tersebut dapat dimanfaatkan oleh Pemerintah Kabupaten Kepulauan Selayar sesuai peruntukannya. Utamanya untuk upaya pemulihan dan kedaruratan kepada korban terdampak gempa. Pemda Selayar juga diharapkan dapat melakukan sistem penganggaran yang betul-betul dibutuhkan oleh masyarakat, serta dapat dipertanggungjawabkan secara tepat dan akuntabel.
Sesampainya di Pulau Bonerate, Kecamatan Pasimarannu, Andi Sudirman langsung ke menuju ke Rujab Camat Pasimarannu menggunakan motor.

Di atas kendaraan roda dua, Andi Sudirman yang mengenakan kemeja taktikal BPBD berwarna oranye memantau kondisi sekitar pulau.

Camat Pasimarannu, Samsil melaporkan kondisi terakhir pasca bencana gempa yang terdampak di wilayah kecamatannya. “Data kerusakan akibat gempa di Kecamatan Pasimarannu sebanyak 768 rumah. Di antaranya 203 rusak berat dan 565 rusak ringan. Bangunan fasilitas pemerintah yang rusak, antara lain dermaga besar pelabuhan dan dermaga tambatan perahu di lambego. Untuk sarana unum yang rusak, yakni masjid raya dan sekolah,” sebutnya.

Di lokasi itu pula, Plt Gubernur Sulsel, Andi Sudirman menyerahkan kepada bupati berupa bantuan keuangan untuk penanggulangan bencana kepada Pemkab Kepulauan Selayar senilai Rp8 miliar.

Ia berharap, bantuan tersebut dapat dimanfaatkan oleh pemkab sesuai peruntukannya, khususnya untuk kedaruratan dampak bencana Selayar.

Bantuan Kemensos

Bufferstock logistik bantuan Kementerian Sosial (Kemensos) untuk para korban bencana alam telah tiba di lokasi bencana Kecamatan Pasilambena, Sabtu (19/12).

Bantuan tersebut diberangkatkan melalui jalur laut dari Pelabuhan Rauf Rahman, Benteng Selayar pada Sabtu (18/12) malam, menggunakan KM Bunga Batari.

Berkisar 16 jam pelayaran, tiba di Pulau Kalaotoa Pasilambena. Logistik bantuan tersebut langsung  disalurkan kepada warga pengungsi, dan sebagian diserahterimakan kepada Pemerintah Kecamatan Pasilambena.

“Tiba di lokasi bencana, sesuai arahan Ibu Menteri, dibantu unsur lainnya, kami langsung bergerak cepat menyasar dan membagikan paket sembako di lokasi pengungsian dan mendirikan tenda pengungsian untuk warga terdampak. Sebagian bantuan lainya kami standbaykan di kantor camat, sambil melakukan koordinasi dengan pemerintah setempat,” jelas Alfian.

Selaku pihak yang mewakili Direktorat PSKBA Kementerian Sosial, Alfian yang turun  langsung ke lokasi bencana mengatakan bahwa bantuan yang diberikan ini adalah bentuk tanggung jawab dan sebagai wujud perhatian pemerintah kepada masyarakat Pasilambena yang terdampak bencana.

Ditambahkan, pendistribusian maupun penyaluran bantuan ini melibatkan unsur kedinasan Dinsos Sulsel, Dinsos Kabupaten Kepulauan Selayar, Tagana, Peksos, dibantu relawan serta unsur pemerintah kecamatan dan desa setempat.

Setelah melakukan pendistribusian logistik di Kecamatan Pasilambena, pihak Kemensos selanjutnya bergeser menuju wilayah terdampak lainnya, yakni Kecamatan Pasimarannu.

Alfian berharap, bantuan bencana kemensos RI ini tepat sasaran, bermanfaat dan sesuai kebutuhan warga terdampak di lokasi pengungsian.

Adapun bufferstock logistik bantuan Kemensos terdiri dari beras, makanan siap saji, sembako, tenda, kasur, selimut, perlengkapan bayi, peralatan dapur,  perlengkapan mandi, genset, kabel roll, paket penjernih air dan lainnya.

Camat Pasilambena Patta Bau, atas nama masyarakat menyampaikan ucapan terima kasih kepada unsur Kemensos dan semua pihak yang telah memberikan perhatian kepada masyarakat Pasilambena.

“Alhamdulillah, terima kasih atas langkah cepat dan perhatian Kemensos, khususnya Ibu Menteri, Dinsos Sulsel, Dinsos kabupaten serta semua pihak di dalamnya. Dengan adanya bantuan logistik, tentu ini sangat dibutuhkan oleh masyarakat Pasilambena yang menjadi korban bencana gempa di lokasi pengungsian” ucapnya.

Patta Bau kemudian mengungkapkan, hingga hari kelima pasca gempa, warga masih tetap bertahan di titik lokasi pengungsian. Mereka takut dan trauma kembali pulang ke rumahnya. Apalagi getaran gempa ringan masih sering dirasakan. (jun)

Exit mobile version