Site icon Berita Kota Makassar

Unggul dalam Berkompetisi, Alumni UNM Dibekali Berbagai Keterampilan

MAKASSAR, BKM — ”Selain keterampilan intelektual, alumni UNM juga dibekali keterampilan lain. Seperti keterampilan emosional, sosial, dan spiritual. Keterampilan ini penting diberikan sebagai bekal utama dalam mengabdikan diri di semua sektor kehidupan dan pekerjaan,” ujar Rektor Universitas Negeri Makassar Prof. Dr. Ir. H. Husain Syam, M.TP., IPU., ASEAN Eng.

Hal itu disampaikan dalam Ramah Tamah dan Pelepasan Program Doktor dan Magister Program Pascasarjana (PPs) UNM Periode Desember 2021 di Ballroom Phinisi Hotel Claro, Minggu, 19 Desember 2021. Kegiatan dihadiri sekira 247 orang alumni.

Prof Husain meyakinkan, dengan bekal berbagai keterampilan itu, alumni UNM akan unggul dalam berkompetisi di berbagai bidang pekerjaan. Alumni UNM menjadi orang-orang hebat di masyarakat, karena selain memiliki bekal  pengetahuan, juga akan mampu beradaptasi dengan dinamika kehidupan masyarakat yang terus berkembang pesat.

“Karena itu, selama Anda berproses di PPs UNM, bukan hanya kemampuan intelektual saja yang diberikan, melainkan keterampilan emosional, sosial, dan spiritual selalu diberikan. Tujuannya agar para alumni memiliki multikemampuan untuk mengadaptasi perkembangan dan kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi,” tegas Rektor UNM yang memasuki masa kerja periode kedua.

Mantan Dekan Fakultas Teknik UNM dua periode ini melanjutkan, kegiatan akademik di UNM menekankan pada proses. Semua mahasiswa harus berproses sesuai standar akademik yang ditetapkan. Proses perkuliahan dan penyelesaian kuliah dalam bentuk pembimbingan skripsi, tesis, dan disertasi harus mengacu pada panduan akademik. Kalau ada proses pembimbingan tidak berjalan, misalnya tidak ada bimbingan, maka pimpinan PPs dapat melakukan penggantian pembimbing agar mahasiswa dapat terproses tesis atau disertasinya.

“Jangan ada pembimbing yang tidak memiliki kepedulian dalam proses pembimbingan. Jangan ada pembimbing yang tidak jelas waktu bimbingan. Tesis atau disertasi mahasiswa hanya disimpan dan tidak jelas kapan dikonsultasikan. Kalau terjadi seperti ini, mahasiswa akan malas sehingga dapat menghilang dan berpengaruh pada masa studinya. Jika ada dosen pembimbing melakukan hal ini, maka harus segera diganti,” tegas Ketua Umum ISNU Sulawesi Selatan.

Prof Husain berpesan kepada pengelola PPs agar melakukan proses akademik dengan cepat dan lancar. Ketua Umum ADRI Sulsel ini menegaskan agar membuat pemetaan dalam proses pembimbingan. Sebab, pembimbingan selalu menjadi masalah bagi mahasiswa dalam mempercepat penyelesaian studi.

“Pada prinsipnya, UNM tidak suka kalau mahasiswa terlalu lama menyelesaikan studi. Program magister diharapkan selesai 1 tahun 8 bulan atau 5 bulan, dan program doktor selesai 3 tahun atau bisa 2 tahun 8 bulan. UNM mengejar pembayaran mahasiswa, tetapi ingin agar mahasiswa mempercepat penyelesaian studinya,” imbuh Prof Husain Syam.

Dalam acara ini, Direktur PPs UNM, Prof. Dr. Hamsu Abdul Gani, M.Pd. menyampaikan laporan akademik secara singkat. Ia menyebutkan bahwa alumni PPs UNM yang akan diwisuda periode Desember 2021 untuk program doktor dan magister sekira 247 orang. Raihan predikat dengan sangat memuaskan sekira 70 persen dan pujian sekira 30 persen.

Kegiatan dikemas dalam suasana santai dan gembira dengan melibatkan alumni dan keluarga, para pimpinan UNM dan PPs, dan staf. Rektor UNM melantunkan lagu untuk menghibur para hadirin. (rls)

Exit mobile version