MAROS, BKM — Capaian vaksinasi di Kabupaten Maros berhasil menyentuh angka 50,15 persen. Dari total sasaran vaksinasi 299.356 orang, jumlah masyarakat yang sudah menjalani vaksinasi sebanyak 150.142 orang.
Hal ini disampaikan Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Maros, dr Muhammad Yunus, Selasa (21/12). Dengan capaian tersebut, kata Yunus, Maros kini sudah turun level menjadi PPKM level 2.
”Kalau ada penentuan dari pusat, kita sudah berada di PPKM level 2. Karena standar level 3 itu, capaian vaksin kurang 50 persen. Sementara standar level 2, 50 sampai 70 persen, level 1 di atas 70 persen,” terangnya.
Ia menyebutkan, untuk kecamatan dengan capaian vaksin terendah adalah Moncongloe dan Marusu. ”Kecamatan dengan capaian vaksin terendah itu Moncongloe dan Marusu. Kendalanya adalah minat masyarakat yang kian menurun,” tambahnya.
Yunus mengatakan, beberapa waktu terakhir pihaknya telah menggencarkan giat vaksinasi demi meningkatkan capaian vaksin.
”Dua minggu terakhir, Faskes dan Puskesmas di seluruh kecamatan telah membentuk masing-masing dua tim dan menambah lokasi vaksin yang selama ini hanya ada tujuh titik saja perhari, kemudian naik menjadi 14, rerata sudah ada 19 sampai 20 titik perhari. Untuk target dari provinsi itu 4.178 dosis pertama,” ujarnya.
Tak hanya menambah lokasi vaksin, usaha lainnya pun telah dilakukan. Seperti menjemput warga langsung dari rumah menuju lokasi vaksin. ”Untuk upaya yang kami lakukan, salah satunya menjemput masyarakat dari rumahnya ke lokasi vaksin, seperti yang dilakukan di Tompobulu kemarin,” katanya
Dengan berbagai usaha tersebut, diakui Yunus, capaian vaksin di Maros berhasil meningkat signifikan. ”Dalam dua minggu terakhir, alhamdulillah capaian vaksin kita meningkat signifikan, rata-rata tiap hari kita melakukan vaksin satu persen atau sekitar 3.000 warga,” ucapnya.
Ia pun berharap, capaian vaksin bisa mencapai 60 persen hingga akhir tahun 2021. ”Mudah-mudahan akhir tahun bisa mencapai 60 hingga 70 persen,” sebutnya. Namun diketahui, stok vaksin di Maros saat ini sudah menipis.
”Saat ini stok vaksin menipis, hampir seluruh kota kabupaten mengalami hal yang sama. Di kabupaten Maros sendiri, stok vaksin ada 15.000 yang tersebar di semua Puskesmas. Tetapi yang ada di gudang Dinkes hanya 5.000 dosis saja,” tutupnya.
Sekadar informasi, capaian vaksin di Maros pertanggal 19 Desember 2021 mencapai 150.142 orang atau 50.15 persen untuk dosis pertama, sebanyak 89.199 orang atau 29.80 persen untuk dosis kedua, serta 674 orang atau 0.23 persen untuk dosis ketiga. (ari/c)

