BARRU, BKM– Peringatan maulid Nabi Muhammad SAW yang digelarPersatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Cabang Balusu Kabupaten Barru di Gedung PKG Balusu, Senin (20/12) dirangkai dengan peluncuran perdana website PGRI Balusu News.
Selain itu juga dilakukan penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) Balai Latihan Kerja dengan PGRI cabang Balusu. Dari tujuh cabang PGRI, Cabang Balusu menjadi yang ke enam menyelenggarakan peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW. Kini tersisa PGRI Cabang Soppeng Riaja yang dijadwalkan selanjutnya.
Bupati Barru Suardi Saleh yang didampingi Ketua TP PKK Hj Hasnah Syammenyampaikan ungkapan rasa syukur karena PGRI Balusu ini dapat menyelenggarakan peringatan maulid Nabi Muhammad SAW ini menjadi momentum yang dapat memberi makna penting dalam kehidupan sehari-hari.
“PGRI Soppeng Riaja jangan mau kalah dengan PGRI Balusu. Jangan permalukan kampungnya Ketua TPPKK dan kampung Bupati, Balusu ini sudah sukses menggelar maulid serta kecamatan lainnya,” kata Suardi.
Rasulullah mengajarkan umatnya untuk terus berbuat baik, Bupati mengajak para guru agar mengembalikan etika murid seperti budaya tabe (sopan) dan sipakatau (saling mamanusiakan) sipakainge (saling mengingatkan) sipakalebbi (saling menghargai) yang saat ini mulai berkurang khususnya digenerasi muda kita.
“Dulu kita waktu masa kecil melihat guru maupun orang tua saja segan. Bila kita disuruh pasti menurut dan selalu kita mengikuti gerakan dengan ucapan tabe. Saya berharap para guru mengajarkan kembali hal itu.”
Suardi juga mengajak untuk mengambil khikmah setiap momentum maulid Nabi Muhammad S.A.W sebagaimana yang disampaikan penceramah hikma maulid. Maulid bukan hanya seremoni tetapi dapat mengambil pelajaran dari hikmah maulid Nabi Muhammad SAW. (udi/C)
