MAROS,BKM.COM–Akibat kabel listrik putus diduga disambar petir, dua warga lingkungan Barugae, Kelurahan Mariopulana, Kec Camba masing masing Dg Ralak (70) anaknya Supriadi (40) tewas terlentang dipematangan sawah, Kamis (23/12) sekitar pukul 07.00 wita.
Salah seorang tetangga korban Arma yang dihubungi wartawan mengatakan, pada malam harinya wilayah Camba telah diguyur hujan lebat, disertai petir dan angin kencang. Kedua korban diduga mau kesawahnya untuk melihat tanaman cabainya. Namun diperjalanan korban Dg Ralak diduga menginjak kabel listrik yang putus tersebut hingga terputar putar dan langsung tewas.”Diduga korban menginjak kabel yang masih ada aliran listriknya hingga terputar putar hingga langsung tewas.” ujar Arma.
Ditambahkan Arman saat korban terputar, salah seorang anak sekolah yang hanya melihat korban dari kejauhan menyampaikan anaknya (supridi) yang kebetulan ada disawah yang tidak jauh dari tempat bapaknya tersengat listrik ” Om coba kita cek dipematangan sawah disana tadi kuliatki bapakta terputar putar” ujar anak itu kepada Supridi yang ditirukan Arma.
Mendengar penyampaian anak sekolah tersebut lanjut Rahma, korban Supriadi menuju ke lokasi dimana bapaknya terputar putar. Saat itu, Supriadi melihat bapaknya sudah terlentang kaku dipematangan sawah bermaksud ingin menolong bapaknya.Namun kabel yang menempel di badan bapaknya yang masih ada aliran listeriknya langsung merapat hingga Supriadi ikut tersengat dan langsung tewas juga.”Anaknya dengan perasaan sedih melihat bapaknya sudah terlentang langsung mendekat tanpa memperhatikan kabel yang menempel ditubuh bapaknya hingga ia juga ikut tersengat listrik.” Sebut Arma.
Kemudian kata Arma, kabar duka kedua dua korban yang tewas pagi itu tersiar di tetangga kami hingga kami dan warga lainya langsung ke lokasi kejadian untuk melihat korban.” Kedua korban langsung dievakuasi petugas Polsek Camba bersama warga lainya untuk dibawa ke rumah duka.” Kata Arma.
Untuk sementara kedua jenazah korban sudah ada di rumah duka sambil menunggu proses pemakamanya. Sementara aliran listerik yang putus juga sudah dibenahi petugas PLN Maros.” jenazahnya sudah dalam proses untuk pemakamannya.”tutup Arma.(Ari)

