MAKASSAR, BKM — Wali Kota Makassar Mohammad Ramdhan Pomanto meminta Pertamina mulai memikirkan dan menyiapkan stasiun pengisian kendaraan listrik, jika hal itu menjadi kewenangan BUMN tersebut.
Menurut Danny, Makassar sudah akan membutuhkan stasiun pengisian kendaraan bahan bakar listrik karena pihaknya bakal mengoperasikan dua kendaraan listrik yakni Co’mo dan Tettere’.
Dua kendaraan listrik tersebut akan beroperasi dengan jangkauan di seluruh sudut Kota Makassar.
“Saya tidak tahu itu wewenang pertamina atau siapa tapi saya harap ada pengisian untuk kendaraan listrik,” ungkap Danny saat meresmikan Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) 73. 902. 44 di jalan Perintis Kemerdekaan Daya Makassar, Rabu (22/12).
Co’mo merupakan metromoda ini sejenis minibus yang dimodifikasi menjadi feeder menuju jalan-jalan besar. Modelnya hampir mirip tangkasaki, tapi lebih kecil dan agak gemuk.
Sementara Tettere’ merupakan program pasar berjalan dimana pelaku UMKM akan dibekali motor listrik untuk berdagang dari lorong ke lorong.
Lebih jauh, Danny menyampaikan apresiasi kepada GM Pertamina MOR VII, Komisaris PT 237 yang terus menyiapkan sarana pengisian bahan bakar kendaraan bermotor untuk warga Makassar.
“Saya sambut baik berdirinya SPBU ini dan sangat membantu masyarakat kota Makassar khususnya di warga di sekitaran Daya dalam mendapatkan stok BBM,”kata Danny.
Menurutnya, seiring dengan bertambahnya jumlah penduduk kota Makassar, tentunya saja akan diikuti dengan peningkatan jumlah kendaraan, sehingga diperlukan penambahan SPBU. Ini membuktikan Kota Makassar semakin maju dan mudah dijangkau.
Danny berharap kepada pemilik SPBU dan jajaran karyawannya untuk selalu memberikan pelayanan maksimal kepada masyarakat. (rhm)
