MAKASSAR, BKM–Banyak persoalan yang muncul di dalam kota Makassar mulai dari banjir, sampah hingga penutup manholecover atau penutup besi drainase di Jalan Hertasning hilang dicuri orang.
Karena penutup besi itu hilang, menyebabkan sejumlah kendaraan yang melintas terperosok masuk ke dalam lubang, utamanya lubang drainase di depan PLN hingga di samping Gedung DPRD Makassar.
Masalah tersebut membuat anggota DPRD Sulsel dari daerah pemilihan (dapil) Kota Makassar ikut bereaksi.
Legislator Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Sulsel, Sri Rahmi meminta agar pemerintah kota maupun provinsi dapat menumbuhkan kesadaran masyarakat. “Kesadaran masyarakatnya yang harus ditumbuhkan, edukasi dan pengawasan yang ketat dari pemerintah setempat,”pinta Sri Rahmi yang juga Ketua Komisi C DPRD Sulsel ini, Rabu (22/12).
Hal lain dikatakan, legislator Partai Demokrat Sulsel Andi Januar Jaury Dharwis. Menurutnya, fungsi Jalan Hertasning itu sebagai penghubung antara Kabupaten Gowa dan Kota Makassar dengan daya beban yang belum ada pengaturan.
“Prinsip utama sarana dan prasarana jalan adalah keselamatan sehingga menjadi kewajiban pemerintah provinsi untuk menjamin bahwa jalan tersebut tidak berbahaya bagi pengguna. Hal ini berlaku juga pengaturan dan pengelolaan di sepanjang sempadan jalan provinsi,”tegas Januar.
Sementara itu, Ridwan pengguna jalan menegaskan, pemerintah provinsi harus secepatnya menyikapi hilangnya penutup lubang got atau drainase tersebut, sebab sangat membahayakan pengguna jalan.”Ini sangat berbahaya, kemarin saja ban depannya mobil Ayla terperosok masuk dalam lubang hingga ban belakangnya terangkat. Mohon segera disikapi,”singkatnya.
Menyikapi hal itu, Sekretaris Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang Sulsel, Astina Abbas, mengatakan, pihaknya berharap kesadaran penuh dari masyarakat untuk gotong-royong menjaga aset negara ini.
“Banyak yang hilang karena dicuri. Biar tidak dicuri lagi, kita mengharap kesadaran masyarakat untuk gotong royong. Untuk menjaga bahwa ini aset negara, bukan pribadi. Jadi punya warga juga,” kata Astina Abbas.
Terkait besi penutup saluran air yang telah dicuri, Astina Abbas mengatakan pihaknya telah untuk menggantinya.”Ya harus diganti. Kita akan tutup,” jelasnya. (jun)
