MAROS, BKM — Kecelakaan tunggal sebuah truk tronton terjadi di jalur nasional Trans Sulawesi di jalan poros Maros-Bone, Kecamatan Mallawa, Kabupaten Maros, pada Kamis pagi (23/12). Lakalantas tunggal ini terjadi setelah kendaraan truk tronton mengalami out control akibat rem tidak berfungsi baik. Sehingga menyebabkan truk masuk ke jurang dan sang supir meninggal dunia, terjepit badan truk.
Kasat Lantas Polres Maros, AKP Darma, membenarkan terjadinya kecelakaan tunggal sebuah truk kontainer yang menyebabkan supir meninggal dunia.
”Memang benar. Jadi pada subuh tadi (kemarin), ada truk dari arah Maros menuju bone mengalami kecelakaan tunggal akibat rem tidak berfungsi baik, hingga menyebakan truk keluar jalur dan masuk jurang. Supirnya meninggal dunia di tempat,” jelasnya.
Mendapat Informasi dari warga, petugas unit Lakalantas Polres Maros pun lalu menuju Kecamatan Mallawa untuk mengevakuasi korban dan bangkai mobil truk tronton yang masuk ke dalam jurang.
”Proses ke Mallawa membutuhkan waktu 2 jam. Yah, karena kecamatan ini merupakan perbatasan wilayah Maros dan Bone. Saat tiba di TKP, anggota langsung mengevakuasi supir truk yang terjepit di badan mobil dan membawanya ke rumah sakit, kita juga di bantu warga dan anggota dari Polsek setempat,” terang AKP Darma.
Sementara itu, Kanit Lantas Polres Maros, Ipda Syamsir, mengatakan proses evakuasi badan truk membutuhkan waktu 5 jam lamanya. Sebab butuh alat khusus untuk menaikkan bangkai truk kontainer ke badan jalan.
”Proses evakuasi bangkai truknya agak lama. Karena kita menunggu alat berat, butuh waktu 5 jam untuk mengangkat bangkai truk tronton dari dalam jurang yang begitu curam,” ungkapnya.
Diketahui, Kasus kecelakaan tunggal tersebut telah ditangani petugas kepolisian Satlantas Polres Maros, bangkai truk pun telah dievakuasi ke Polsek Mallawa sementara untuk supir yang meninggal dunia telah dikembalikan ke keluarganya untuk dikebumikan. (ari/b)
