GOWA, BKM — Tuan rumah Liga Soeratin Asprov PSSI Sulsel berhasil masuk delapan besar. Untuk jadi juara, Persigowa U-17 harus bekerja lebih keras. Dari catatan laga di babak penyisihan, Persigowa U-17 jadi runner-up Grup C liga Soeratin Asprov PSSI Sulsel setelah berhasil menahan imbang Persim Maros U-17, dengan skor 2-2, Minggu (26/12).
Sementara Persim Maros U-17 tersingkir meski sama-sama mengoleksi empat poin.
Selama laga berlangsung, Persim Maros U-17 memiliki catatan kebobolan enam bola, memasukkan tujuh bola, hanya plus satu. Sementara Persigowa U-17, hanya kebobolan empat bola dengan jumlah memasukkan gol enam, plus dua.
Ketum Askab PSSI Gowa, Andi Muhammad Ishak, mengatakan, selama laga berlangsung Persigowa U-17 telah menunjukkan permainan yang luar biasa. Meski kalah melawan PS Bank Sulsel dengan skor 1-0, hal itu tak menjadi masalah.
”Kita tetap target jadi juara. Walau kita tahu, laga ke depan akan lebih berat. Tetapi saya tetap optimis dan percaya dengan kemampuan tim pelatih dan para pemain,” kata Andi Muh Ishak saat ditemui, Senin (27/12).
Sementara itu, Coach Persigowa U-17, Acksandi Fuad, mengatakan, target jadi juara menjadi semangat tersendiri. Untuk itu, tim akan terus bekerja keras. ”Kekompakan tim dan solidaritas akan terus kami jaga dan tingkatkan. Dengan begini, kami juga optimis untuk terus memberikan kemenangan di setiap laga nantinya,” kata Acksandi Fuad.
Terkait strategi yang akan digunakan, lanjutnya, akan berubah. ”Semuanya kita sudah persiapkan. Insya Allah kita akan terus memberikan kejutan,” imbuhnya. (rif)

