MAKASSAR, BKM — Pemerintah Kota Makassar mengalokasikan anggaran sebesar Rp20 miliar untuk penataan Pantai Losari tahun depan.
Hal tersebut ditegaskan, Plt Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kota Makassar, Helmy Budiman. Menurut Helmy, kondisi Pantai Losari saat ini cukup memprihatinkan.
Bukan hanya pembangunan atau rehabilitasi fisik, rencananya Pemkot Makassar akan menyiapkan sejumlah wahana di kawasan publik yang menjadi ikon Kota Makassar tersebut.
Helmy menjelaskan, wahana yang akan dihadirkan adalah dua unit kapal Phinisi dan satu unit rumah Toraja.
Khusus untuk Kapal Phinisi, proses pengadaannya mulai akan dilaksanakan awal tahun depan. Sementara untuk rumah Toraja, pengadaannya dilakukan paling lambat triwulan IV tahun depan.
“Untuk kapal Phinisi di awal tahun. Itu semua dipusatkan di Losari. Mudah-mudahan cuaca mendukung sehingga bisa kita lakukan lebih dahulu,” ungkap Helmy saat ditemui di kegiatan Refleksi Akhir Tahun Pemkot Makassar, Kamis (30/12) di Hotel Claro.
Nantinya, kapal Phinisi itu bakal jadi pusat atraksi seni dan kebudayaan. Selama proses pembuatannya, masyarakat bisa melihatnya langsung.
“Kapal Phinisi itu akan jadi pusat atraksi. Pembuatan kapal Pinisi dipusatkan di sana jadi orang bisa lihat nanti bagaimana pembuat kapal pinisi. Begitu selesai, kita akan taruh di Anjungan Losari dan jadi daya tarik wisatawan,” tambah Helmy.
Khusus untuk pembangunan kapal Phinisi, Pemkot Makassar menanggarkan sekitar Rp5 miliar.
Sementara itu, Wali Kota Makassar, Mohammad Ramdhan Pomanto, menjelaskan, ikon Kota Makassar itu tak boleh kehilangan pesona.
Untuk penataan dan pembenahan kawasan tersebut, Pemkot Makassar sudah mempersiapkan konsep dan desain yang menarik.
“Konsep dan desain akan difinalkan.
Kami sudah punya ide untuk revitalisasi Pantai Losari. Saya tidak mau bicara sekarang model dan konsepnya seperti apa. Nanti setelah mau dibenahi baru kita perkenalkan desainnya seperti apa,” terang dia.
Danny menjamin model anjungan dapat sentuhan modern tanpa mengabaikan pesan-pesan budaya yang terkandung. (rhm)
