POLMAN, BKM — Kades Kenje Kecamatan Campalagian Kabupaten Polewli Mandar Alimuddin memilih berhenti sementara waktu untuk berolahraga usai menjalani program vaksin beberapa waktu lalu. Kebiasaan sang Kades selama ini adalah bermain bulutangkis bersama rekan-rekannya.
Saat ditemui di ruang kerjanya baru-baru ini Alimuddin mengatakan warga Desa Kenje yang sudah divaksin mencapai 50 persen dari warga sasaran taget vaksin sekitar 1.040 lebih.
”Alhamdhulillah selama kegiatan vaksin digelar di Desa Kenje semua waga
bersedia divaksin dan semuanya sehat walafiat. Tidak ada warga ditemukan mengalami hal buruk pascavaksinasi seperti yang beredar selama ini di media sosial,” ujar Alimuddin.
Bahkan yang terjadi jelas Kades adalah efek positif bagi warga yang sudah divaksinasi cukup baik dan semoga di desanya tidak ada masalah seperti dugaan
keragu-raguan oknum tertentu.
Menurut sang Kades dia jika seseoang sudah saatnya meninggal dunia tanpa divaksin pun tetap juga akan meninggal dunia jika memang sudah waktunya tiba. ”Karena bukan satu-satunya penyakit yang menyebabkan orang meninggal, hanya Allah yang tahu. Ajal sudah ditakdirkan dan kita semua tidak ada yang tahu kapan waktunya tiba. Itulah rahasia Allah SWT kita berusaha dan berdoa agar senantiasa panjang umur dan sehat walafiat,” jelasnya.
Selama ini kata dia keluhan yang ada dialami warga pasca vaksinasi hanya sedikit pusing dan itu hanya terjadi satu atau dua hari. Setelahnya kondisi warganya kembali sehat walafiat dalam menjalankan aktifitasnya.
”Sebenarnya masalah pusing yang dialami itu tidak semua orang mengalaminya dan tergantung imunitas tubuh. Kalau imunitas tubuhnya kuat maka tidak akan mengalami seperti itu. Makanya kami sarankan habis divaksin istirahat dulu beberapa hari seperti dirinya termasuk dari aktivitas olahraga,” tukasnya.
(rls)
