Site icon Berita Kota Makassar

Nasdem Siap Jemput Kemenangan, Gelora-PSI Konsolidasi

MAKASSAR, BKM — Sebanyak 16 partai politik (parpol) di Sulawesi Selatan akan bersaing memperebutkan suara masyarakat pada berbagai kontestasi. Mulai dari pemilihan anggota legislatif (pileg), pemilihan presiden (pilpres), pemilihan gubernur (pilgub), pemilihan bupati (pilbup), dan pemilihan wali kota (pilwali). Hampir semuanya telah melakukan pembenahan struktur untuk menghadapi semua tahapan yang ada.
Partai Golokar dan Nasdem sejak awal telah memukul gong tanda konsolidasi terus berlanjut. Sekretaris Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai Nasdem Sulsel Syaharuddin Alrif, mengemukakan bila mulai 2022 ini Partai Nasdem akan menjemput kemenangan menuju 2024.

“Nasdem menjadikan tahun 2022 sebagai langkah awal untuk menjemput kemenangan menuju 2024. Tahapan berupa tanggal-tanggal sudah semakin kita fokuskan. Bagi Partai Nasdem Sulsel, tahun ini memang yang dipersiapkan untuk memenangkan semua even politik,” ujar Syaharuddin Alrif, Minggu (2/1).
Menurut Syaharuddin Alrif, langkah Nasdem termasuk persiapan pemenangan dan semua hal yang sifatnya strategis. “Kegiatan-kegiatan semakin dimaksimalkan. Program-program kemanusiaan dan kepedulian juga terus digenjot. Partai Nasdem tetap melakukan terobosan yang berbeda dari partai-partai lain,” jelas wakil ketua DPRD Sulsel ini.
Sementara itu, Ketua DPW Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Sulsel Azhar Arsyad mengemukakan bila resolusi 2022,
PKB mulai dari DPW Sulsel hingga ke ranting konsisten mempraktikkan politik rahmatan lilalamin. Hal itu diejawantahkan dalam beberapa bentuk. Pertama, politik kehadiran di tengah rakyat, bersama-sama rakyat menemukan jalan keluar dari setiap problem pokok rakyat
Kedua, politik keteladanan. Selalu jadi teladan dalam menjalani kehidupan beragama, sosial, politik ekonomi, budaya dan lainnya.

Harapan DPW PKB Sulsel semoga 2022 pandemi bisa berakhir, sehingga negara bisa fokus membangun perbaikan ekonomi pascapandemi. Untuk starategi menghadapi pemilu, tentu PKB konsisten melayani rakyat sehingga akan berbondong-bondong ke TPS untuk memilih PKB pada pileg 2024,” ujar Azhar yang juga ketua fraksi PKB DPRD Sulsel.
Sementara itu, Partai Gelora Sulsel memulai awal tahun dengan menggelar Rapat Koordinasi Wilayah (Rakorwil) di Kabupaten Takalar. Sekretaris
DPW Partai Gelora Sulsel
Mudzakkir Ali Djamil menyampaikan bahwa kegiatan Rakorwil ke-7 Gelora Sulsel ini fokus pada evaluasi dan pencanangan program untuk dapat segera melengkapi syarat-syarat verifikasi parpol peserta Pemilu 2024.

“Kegiatan direncanakan berlangsung dua hari, akan fokus pada agenda persiapan verifikasi parpol. Kita ingin memenuhi seluruh syarat verifikasi parpol, sebelum waktu pelaksanaan verpol. Sehingga saat yang lain sibuk verifikasi, kita sudah melakukan pekerjaan lain,” ujar Mudzakkir Ali Djamil.

Tak hanya Gelora, namun PSI juga terus melakukan konsolidasi setelah pergantian ketua. Hingga kini sedikitnya ada tiga partai politik di Sulsel belum memiliki ketua baru. Ketiganya yakni Partai Demokrat yang baru saja musyawarah daerah 23 Desember. Partai Hanura yang telah musdalub awal Desember juga belum ada ketua terpilih, serta PKPI yang baru saja ditinggal oleh Suzanna selaku ketua DPP Sulsel.
Adapun partai yang belum gencar melakukan kegiatan maupun konsolidasi yakni Partai Bulan Bintang, Partai Perindo, Partai Berkarya hingga Partai Garuda. (rif)

Exit mobile version